Ditempa 20 Hari dalam Keheningan Novisiat, 29 Mahasiswa Unika Ruteng Siap Menjadi Terang di Tengah Krisis Makna

photo author
Gordianus Jamat, Ide Nusantara
- Minggu, 22 Februari 2026 | 18:35 WIB
sebanyak 29 mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng mengikuti misa pengukuhan Kader Synergoi Paulus Angkatan III.  (Dok. Ide Nusantara/Gordi Jamat)
sebanyak 29 mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng mengikuti misa pengukuhan Kader Synergoi Paulus Angkatan III. (Dok. Ide Nusantara/Gordi Jamat)

Ia juga menekankan pentingnya sintesis antara iman dan rasio dalam kehidupan akademik.

"Iman dan akal budi bukan musuh. Kader Synergoi harus menghadirkan sintesis antara doa dan diskursus ilmiah," ungkap Marselus, seraya mendorong para kader agar tidak terjebak dalam polarisasi dan ekstremisme digital.

Lebih jauh, ia mengajak para kader untuk menjadi agen literasi digital yang kritis dan etis.

"Integritas akademik, solidaritas sosial, serta kepemimpinan yang menginspirasi disebutnya sebagai cara konkret menghadirkan nilai Injil dalam ruang publik dan kehidupan kampus," pungkasnya. 

Baca Juga: Perjanjian Dagang dengan AS Berpotensi Berubah, RI Minta Tarif Produk Unggulan Tetap 0 Persen

Program Kaderisasi Synergoi Paulus Angkatan III ini menjadi wujud komitmen kampus dalam membentuk rasul awam yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Model pembinaan berbasis pengalaman langsung akan terus dipertahankan, disertai pendampingan berkelanjutan bagi para alumni kader agar proses formasi tidak berhenti pada tahap pengukuhan.

Pengukuhan tersebut pada akhirnya menjadi titik tolak, bukan titik akhir. Dari keheningan Novisiat Sang Sabda Kuwu, para kader kembali ke ruang-ruang kuliah dan tengah masyarakat dengan tanggung jawab baru: menghadirkan terang di tengah krisis makna, menjaga nurani zaman, dan memimpin dengan integritas di era yang terus berubah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X