pendidikan

Unika St. Paulus Ruteng Tekankan PPG Bukan Sekadar Gelar, tapi Pembentukan Guru Profesional

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:44 WIB
Ketua Program Studi PPG Unika St. Paulus Ruteng, Drs. Eliterius Sennen, M.Pd., saat memberikan sambutan dalam kegiatan Orientasi Mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 pada Kamis, 29 Januari 2026. (Sumber Foto: Humas Unika Santu Paulus Ruteng)

Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan profesi guru sangat ditentukan oleh penghayatan nilai-nilai karakter yang menjadi fondasi moral seorang guru.

Ia menyebutkan empat nilai utama yang harus dihidupi oleh mahasiswa PPG, yakni obedience (ketaatan), resiliensi, kooperasi, dan kolaborasi.

"Obedience membentuk dorongan hati untuk taat pada aturan dan menjalani proses dengan disiplin," ujar Yohanes.

Menurutnya, nilai resiliensi menjadi kekuatan penting bagi calon guru untuk tetap bertahan dan bertumbuh dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses PPG hingga meraih gelar Guru Profesional.

"Resiliensi membuat calon guru tetap tangguh dan tekun dalam menghadapi proses yang tidak selalu mudah," katanya.

Baca Juga: Predikat Baik Sekali Disandang Kampus Unika St. Paulus Ruteng: Bukti Mutu Akademik yang Kian Terdepan di NTT

Selain itu, ia mengajak mahasiswa PPG untuk membangun semangat kooperasi dan kolaborasi dalam kehidupan akademik, dengan menumbuhkan solidaritas dan saling mendukung antar sesama.

"Libatkan sesama dalam semangat solidaritas. Saling mengisi, saling mendukung, dan berbagi pengetahuan akan memperkuat perjalanan akademik kalian," tegasnya.

Dekan FKIP juga menegaskan bahwa kejujuran merupakan nilai yang tidak dapat ditawar dalam proses pendidikan profesi guru.

"Kejujuran harus selalu menyertai proses belajar. Saya menanti kalian pada saat pengukuhan nanti," ungkapnya.

Untuk diketahui, orientasi Mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Dekan FKIP pada pukul 09.05 WITA, yang menandai dimulainya proses pendidikan profesi guru di Unika St. Paulus Ruteng.

Baca Juga: BEM FKIP Unika Ruteng Gelar Seminar Inspiratif Jelang Hari Guru Nasional 2025

Komitmen bahwa PPG bukan sekadar gelar juga tercermin dalam pemaparan materi Case Based Method (CBM) oleh Dr. Leonardus Par, M.Pd., yang menjadi bagian penting dari pembekalan awal mahasiswa PPG.

Dalam pemaparannya, Leonardus menjelaskan bahwa Case Based Method merupakan pendekatan pembelajaran yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek utama dalam proses belajar melalui pemanfaatan kasus nyata dunia pendidikan.

"Case Based Method mendorong mahasiswa berpikir kritis, menghubungkan teori dengan praktik, serta mengasah kemampuan mengambil keputusan sebagai calon guru profesional," tegas Leonardus.

Halaman:

Tags

Terkini