pendidikan

Bank, Pajak, Media hingga ASN: Jejak Sukses Alumni Prodi Matematika Unika Ruteng

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:50 WIB
Prodi Pendidikan Matematika Unika Santu Paulus Ruteng menggelar kegiatan Career Day bertema pada Kamis, 11 Juni 2026 (Sumber foto: Humas Prodi Matematika Unika Santu Paulus Ruteng)

IDENUSANTARA.COM - Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng kembali menunjukkan bahwa lulusan pendidikan matematika memiliki peluang karier yang jauh lebih luas daripada yang selama ini dipahami banyak orang. Melalui kegiatan Career Day bertema “Inspirasi Karier Lulusan Pendidikan Matematika di Luar Dunia Mengajar” yang digelar pada Kamis, 11 Juni 2026, program studi tersebut menghadirkan bukti nyata bahwa para alumninya kini telah berkiprah dan sukses di berbagai sektor strategis, mulai dari perbankan, perpajakan, pemerintahan, media dan jurnalistik, hingga berbagai bidang profesional lainnya.

Baca Juga: Anggota DPD RI Angelius Wake Kako Diduga Tidak Bayar Upah Bangun Dapur MBG di Kabupaten Sikka

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Aula Lantai 5 Gedung Unika Santu Paulus Ruteng dan melalui Zoom Meeting itu diikuti lebih dari 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa tingkat III dan IV, dosen, alumni, serta panitia pelaksana. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga sesi diskusi berakhir. Para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi mengenai dunia kerja secara langsung dari para alumni yang telah lebih dahulu meniti karier di berbagai sektor.

Ketua Program Studi Pendidikan Matematika Unika Santu Paulus Ruteng dalam sambutannya menegaskan bahwa Career Day merupakan bagian dari komitmen program studi dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan dunia kerja yang terus berkembang.

Menurutnya, salah satu tantangan yang masih dihadapi hingga saat ini adalah adanya pandangan yang menganggap lulusan Pendidikan Matematika hanya memiliki masa depan sebagai guru. Padahal, kompetensi yang dibangun selama proses pendidikan justru sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern yang semakin bergantung pada kemampuan analisis dan pengambilan keputusan berbasis data.

“Kompetensi yang dibangun melalui pendidikan matematika tidak hanya mengantarkan seseorang menjadi guru profesional, tetapi juga membentuk kemampuan berpikir logis, analitis, kritis, sistematis, serta pemecahan masalah yang sangat dibutuhkan dalam berbagai sektor pekerjaan modern,” tegasnya.

Baca Juga: Dewan Ekonomi Nasional Laporkan Hasil Survey Kepada Presiden, Pemenuhan Gizi Anak Tembus Angka 86.9 Persen

Ia menjelaskan bahwa kemampuan berpikir logis dan sistematis yang menjadi ciri khas lulusan matematika merupakan modal penting yang dapat diterapkan dalam berbagai profesi. Kemampuan tersebut tidak hanya dibutuhkan di ruang kelas, tetapi juga di dunia perbankan, perpajakan, pemerintahan, dunia usaha, hingga industri media yang saat ini semakin mengandalkan pengolahan data dan analisis informasi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan Career Day menjadi salah satu strategi program studi untuk memperkuat keterhubungan antara kampus dan alumni sekaligus memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai peluang yang dapat mereka raih setelah menyelesaikan studi.

“Kegiatan seperti ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen program studi dalam meningkatkan kualitas lulusan, memperkuat jejaring alumni, serta mendukung indikator mutu dan akreditasi pendidikan tinggi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut semakin diperkuat dengan fakta bahwa alumni Program Studi Pendidikan Matematika Unika Santu Paulus Ruteng saat ini telah tersebar di berbagai sektor strategis. Tidak hanya menjadi guru dan dosen, banyak alumni yang kini bekerja di lembaga perbankan dan jasa keuangan, instansi perpajakan, lembaga pemerintahan sebagai aparatur sipil negara, perusahaan swasta, hingga dunia jurnalistik dan media.

Baca Juga: Yayasan Titipan Jadi Modus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional

Keberhasilan para alumni tersebut menjadi bukti bahwa kompetensi yang diperoleh selama masa kuliah memiliki relevansi yang tinggi terhadap kebutuhan dunia kerja kontemporer. Kemampuan berpikir berbasis data, melakukan analisis secara objektif, serta menyelesaikan masalah secara sistematis menjadi nilai tambah yang membuat lulusan Pendidikan Matematika mampu bersaing di berbagai bidang.

Dalam kegiatan tersebut, empat alumni inspiratif yakni Margareta Badus, Yohanes Palmantus Albino, Maria Serena Suryati, dan Maria Fatima Hanim hadir sebagai narasumber. Mereka berbagi pengalaman mengenai perjalanan karier masing-masing, tantangan yang dihadapi saat memasuki dunia kerja, serta berbagai strategi yang mereka lakukan untuk mengembangkan kompetensi diri agar tetap relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.

Kehadiran para alumni tersebut menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa. Kisah mereka menunjukkan bahwa keberhasilan karier tidak ditentukan oleh latar belakang profesi yang sempit, melainkan oleh kemampuan untuk memanfaatkan kompetensi yang dimiliki secara maksimal dan terus beradaptasi dengan perubahan.

Halaman:

Tags

Terkini