IDENUSANTARA - Hujan Lebat disertai angin sedang sudah melanda wilayah kota Kupang dan sekitarnya sudah sepekan lamanya.
Sejak bulan Desember 2022 hingga Januari 2023 intensitas hujan di kota Kupang masih tinggi.
Kondisi hujan lebat ini mengakibatkan aktivitas liburan Nataru di Kota Kupang tidak maksimal. Bahkan umat Nasrani pun banyak tidak mengikuti misa perayaan Natal dan Tahun Baru.
Melihat Intensitas hujan sangat tinggi, BMKG sebagai otoritas terus memberikan peringatan agar warga kota Kupang menunda dan mempertimbangkan bepergian ke luar kota, baik menggunakan saran transportasi darat, laut maupun udara.
BMKG secara kontingen mengapdate informasi terkait arah angin yang berpotensi badai di sebagian wilayah NTT.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan waspada atas hujan yang terus menerus mengguyur kota Kupang dan NTT pada umumnya, dan berharap tidak ada angin kencang karena saat ini tanah dalam kondisi sangat lembek.
Artikel Terkait
Universitas Aryasatya Buka Kelas Karyawan dan Regular, Sistem Kuliah Hybrid
Mahasiswa Aryasatya Deo Muri Ikut Pembekalan Sebelum Mulai Perkuliahan