Idenusantara.com-Pemimpin tertinggi umat Katolik dunia, Paus Fransiskus, telah meninggal dunia di usia 88 tahun pada Senin (21/4/2025) pagi waktu Vatikan, Roma, Italia.Paus Fransiskus dengan nama asli Jorge Mario Bergoglio itu tutup usia setelah kesehatannya terus menurun dalam beberapa bulan terakhir hingga sempat dirawat di rumah sakit.
Berdasarkan sertifikat kematian yang dirilis Vatikan pada Senin malam waktu lokal, Paus Fransiskus meninggal dunia akibat serangan stroke.
Baca Juga: In Memoriam Paus Fransiskus: MEMBAWA AGAMA YANG EKOLOGIS DAN PENUH KASIH
Mengutip dari AFP, sakit stroke yang menyerang Paus Fransiskus secara tiba-tiba itu membuatnya mengalami kondisi koma hingga gagal jantung "yang tidak dapat dipulihkan".
Simak, Berikut ini isi lengkap surat wasiat Paus Fransiskus yang ditulis pada Juni 2022 dan dirilis situs resmi Vatikan pada Senin (21/4/2025) malam:
Baca Juga: Termasuk Manggarai Timur Kompak Dukung Sekolah Rakyat Pemda Siap Sediakan Lahan dan Tenaga Pengajar
Dalam Nama Tritunggal Mahakudus. Amin
Ketika aku merasakan senja kehidupan duniawiku semakin mendekat, dan dengan harapan teguh akan kehidupan kekal, aku ingin menyampaikan wasiat terakhirku--khususnya mengenai tempat peristirahatan terakhirku.
Sepanjang hidupku, dan selama pelayananku sebagai imam dan uskup, aku selalu menyerahkan diriku kepada Bunda Tuhan kita, Santa Perawan Maria yang Terberkati. Karena itu, aku memohon agar jenazahku beristirahat--sambil menanti Hari Kebangkitan--di Basilika Kepausan Santa Maria Maggiore.
Baca Juga: Gadaikan Partai Hanura untuk Dukung Geothermal, Edi Rihi Ditegur Ketua DPC Hingga Diberikan SP
Aku ingin perjalanan akhirku di dunia ini berakhir di tempat suci Maria yang kuno ini, tempat di mana aku selalu berhenti untuk berdoa setiap kali memulai dan mengakhiri Perjalanan Apostolik, dengan penuh keyakinan menyerahkan niat-niatku kepada Bunda Tak Bernoda, dan mengucap syukur atas kasih sayangnya yang lembut dan keibuannya yang penuh perhatian.
Aku memohon agar makamku dipersiapkan di relung pemakaman yang terletak di lorong samping, antara Kapel Paulus (Kapel Salus Populi Romani) dan Kapel Sforza dalam Basilika ini, sesuai dengan rencana yang terlampir.
Makam tersebut hendaknya berada di tanah; sederhana, tanpa ornamen khusus, hanya memuat tulisan: Franciscus.