religi

In Memoriam Paus Fransiskus: MEMBAWA AGAMA YANG EKOLOGIS DAN PENUH KASIH

Rabu, 23 April 2025 | 22:44 WIB
In Memoriam Paus Fransiskus (Foto: Deny JA)

Dalam Islam, bumi adalah hamparan kasih sayang Allah,
dan manusia adalah khalifah yang bertanggung jawab.

Dalam Hindu, alam adalah manifestasi dari Brahman yang ilahi.

Dalam kearifan pribumi, tanah adalah ibu, dan sungai adalah darah kehidupan.

Ia menghidupkan kembali semangat St. Fransiskus dari Assisi—
yang menyapa matahari sebagai saudara, dan bulan sebagai saudari.

Laudato Si’ bukan sekadar dokumen keagamaan.
Ia adalah puisi cinta untuk planet ini.


Bumi, kata Paus, adalah bagian dari tubuh spiritual manusia.
Apa yang dirasakan bumi, dirasakan pula oleh jiwa kita.

Baca Juga: Gadaikan Partai Hanura untuk Dukung Geothermal, Edi Rihi Ditegur Ketua DPC Hingga Diberikan SP

Ketika hutan dibakar, kita kehilangan nafas.
Ketika laut tercemar, batin kita menjadi keruh.

Bumi adalah tubuh bersama—our common home.
Sebagaimana kita merawat tubuh sendiri, kita juga harus merawat planet ini:
dengan gaya hidup berkelanjutan, energi bersih, dan rasa syukur atas secukupnya.

Ia mengingatkan: manusia bukan penguasa bumi,
tetapi saudara tua dari ciptaan lainnya.
Peran kita bukan menaklukkan, tapi memelihara.
Bukan mengambil tanpa batas, tapi memberi dalam diam yang hormat.


Kini, dunia berkabung. Tapi lebih dari itu: dunia terinspirasi.

Ia tak memberi solusi instan, tapi menanam benih kesadaran
yang akan tumbuh dalam tindakan-tindakan kecil:
menanam pohon, mengurangi sampah, mencintai cahaya pagi dan udara bersih.

Ia membukakan jalan bahwa religiusitas bukan hanya misa atau salat,
tapi juga tidak membuang sampah di sungai.

Ia ajarkan bahwa spiritualitas tak selalu ke langit.
Kadang ia justru terletak di tanah, dan dalam air mata makhluk hidup yang kita abaikan.

 

Halaman:

Tags

Terkini

BENARKAH KITAB SUCI KATOLIK DIUBAH

Rabu, 8 April 2026 | 08:06 WIB

LOGOS ILAHI: FIRMAN YANG MENJADI MANUSIA

Rabu, 8 April 2026 | 08:01 WIB

Mengapa Disebut JUMAT AGUNG

Sabtu, 4 April 2026 | 15:22 WIB

APAKAH SINTERKLAS SUNGGUH ADA?

Sabtu, 6 Desember 2025 | 21:30 WIB