religi

Mengenal Beberapa Tradisi Dalam Kematian Paus

Jumat, 25 April 2025 | 06:53 WIB
Jasad Paus Fransiskus di Basilica (Foto:VaticanNews)

 


Idenusantara.com-Paus Fransiskus telah meninggal dunia di usia 88 tahun pada Senin (21/4/2025) pagi waktu Vatikan. Kabar kematian Bapa Suci diumumkan oleh Camerlengo Kardinal Kevin Farrel pada pukul 09.45 dari tempat tinggalnya di Casa Santa Marta (Domus Sanctae Marthae):

"Saudara-saudari terkasih, dengan duka yang mendalam, saya harus mengumumkan wafatnya Bapa Suci kita, Fransiskus. Pada pukul 07.35, Uskup Roma, Fransiskus, telah kembali ke Rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk melayani Tuhan dan Gereja-Nya.

Baca Juga: Termasuk Manggarai Timur Kompak Dukung Sekolah Rakyat Pemda Siap Sediakan Lahan dan Tenaga Pengajar

Beliau mengajarkan kita untuk hidup setia dalam nilai-nilai Injil, penuh keberanian dan cinta kasih yang menyeluruh, khususnya kepada mereka yang paling miskin dan tersisih. Dengan hati yang penuh syukur atas teladannya sebagai murid sejati Kristus, kami percayakan jiwa Paus Fransiskus kepada kasih Allah yang Maha Pengasih, Bapa, Putra, dan Roh Kudus."

Direktur Direktorat Kesehatan dan Kebersihan Negara Kota Vatikan Dr. Andrea Arcangeli dalam pernyataan yang dipublikasikan oleh Kantor Pers Takhta Suci pada Senin malam mengungkap penyebab Paus Fransiskus meninggal, yaitu stroke, yang kemudian diikuti oleh koma dan gagal jantung.

Laporan medis menunjukkan, Paus Fransiskus memiliki riwayat gagal napas akut akibat pneumonia ganda yang disebabkan oleh berbagai mikroba, bronkiektasis multipel, hipertensi, dan diabetes tipe II. Kematiannya dipastikan melalui pemeriksaan thanatografi elektrokardiografik.

Baca Juga: Serukan Perdamaian Berikut Pesan Paskah Terakhir Paus Fransiskus


Disemayamkan Hingga Sabtu pagi

Jenazah Paus Fransiskus akan dipindahkan dari Kapel Casa Santa Marta ke Basilika Santo Petrus pada Rabu (23/4), pukul 09.00 waktu setempat untuk disemayamkan. Prosesi ini dipimpin oleh Camerlengo Kardinal Kevin Farrell.

Kantor Pers Takhta Suci mengumumkan bahwa Misa Requiem atau Misa Arwah untuk Paus Fransiskus akan dilaksanakan pada Sabtu (26/4), pukul 10.00 waktu setempat, di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

Misa dipimpin oleh Dekan Dewan Kardinal, Kardinal Giovanni Battista Re, bersama para uskup, kardinal, dan imam dari seluruh dunia.

Baca Juga: In Memoriam Paus Fransiskus: MEMBAWA AGAMA YANG EKOLOGIS DAN PENUH KASIH

Rangkaian acara pemakaman akan ditutup dengan ritual penyerahan terakhir (ultima commendatio) dan perpisahan (valedictio), sekaligus menandai dimulainya novemdiales—sembilan hari masa berkabung dengan misa harian untuk mendoakan Paus Fransiskus. Demikian seperti dilansir Vatican News.

Setelah itu, jenazah Paus Fransiskus akan dibawa ke tempat peristirahatan terakhirnya di Basilika Santa Maria Maggiore.

Halaman:

Tags

Terkini

BENARKAH KITAB SUCI KATOLIK DIUBAH

Rabu, 8 April 2026 | 08:06 WIB

LOGOS ILAHI: FIRMAN YANG MENJADI MANUSIA

Rabu, 8 April 2026 | 08:01 WIB

Mengapa Disebut JUMAT AGUNG

Sabtu, 4 April 2026 | 15:22 WIB

APAKAH SINTERKLAS SUNGGUH ADA?

Sabtu, 6 Desember 2025 | 21:30 WIB