religi

Novemdiales ke-6 Kardinal Fernandez: Paus Fransiskus Adalah Pekerja yang Tak Kenal Lelah

Jumat, 2 Mei 2025 | 22:52 WIB
Kardinal Victor Manuel Fernández (Foto:VaticanNews)

Idenusantara.com-Dalam homilinya untuk Misa Novemdiales keenam mengenang Paus Fransiskus, yang bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, Kardinal Fernández merenungkan penekanan almarhum Paus pada martabat kerja.

Pada Kamis, 1 Mei sebagai hari buruh internasional Kolese Kardinal tidak mengadakan Kongregasi Umum untuk mempersiapkan konklaf. Namun demikian, banyak anggota berkumpul di Basilika Santo Petrus untuk misa keenam dalam rangkaian Novemdiales, masa berkabung atas wafatnya Paus Fransiskus.

Perayaan itu dipimpin oleh Kardinal Victor Manuel Fernández, sahabat dekat almarhum Paus yang pernah menjabat sebagai Prefek Dikasteri Ajaran Iman di bawah kepemimpinannya.

Fernández memulai homilinya dengan mengatakan bahwa sejak wafatnya, Paus Fransiskus telah “bersatu sepenuhnya dengan Kristus.”

Baca Juga: BUMDES dan Bagaimana Caranya Menumbuhkan Ekonomi Lokal Desa

Martabat Melalui Kerja

Tanggal 1 Mei juga adalah Hari Buruh Internasional, tegas kardinal asal Argentina itu, yang menyatakan bahwa bagi almarhum Paus, “kerja mengekspresikan dan memelihara martabat manusia.”

“Itu memungkinkan kita mengembangkan kemampuan, membantu kita tumbuh dalam relasi, dan memungkinkan kita merasakan bahwa kita adalah rekan kerja Allah dalam merawat dan memperbaiki dunia ini,” kata Kardinal Fernández.

Memajukan martabat manusia berarti memungkinkan orang untuk “mengembangkan semua kebaikan yang ada dalam diri mereka, mencari nafkah dengan karunia yang diberikan Allah kepada mereka, dan mengembangkan kemampuan mereka,” tambahnya.

Baca Juga: Hadiri Peringatan Hardiknas, Presiden Prabowo Luncurkan PHTC

Gagasan Keliru tentang 'Meritokrasi'

Fernández kemudian menjelaskan kritik Paus Fransiskus terhadap meritokrasi, yang mengarah pada “pemikiran bahwa hanya mereka yang berhasil dalam hidup yang layak dihargai.”

Kardinal asal Argentina itu menceritakan tentang seorang pria yang ia kenal di Buenos Aires, yang bekerja 12 hingga 15 jam sehari dan memilih untuk tidak melihat anak-anaknya agar bisa menghidupi mereka. Suatu ketika, kata Fernández, seorang pejalan kaki berpakaian rapi meneriakinya: “Pergi kerja sana, pemalas!”

“Ucapan itu terdengar sangat kejam dan sia-sia,” kata Kardinal Fernández. “Namun kata-kata seperti itu juga muncul dalam pidato-pidato yang lebih halus.”

Halaman:

Tags

Terkini

BENARKAH KITAB SUCI KATOLIK DIUBAH

Rabu, 8 April 2026 | 08:06 WIB

LOGOS ILAHI: FIRMAN YANG MENJADI MANUSIA

Rabu, 8 April 2026 | 08:01 WIB

Mengapa Disebut JUMAT AGUNG

Sabtu, 4 April 2026 | 15:22 WIB

APAKAH SINTERKLAS SUNGGUH ADA?

Sabtu, 6 Desember 2025 | 21:30 WIB