High Level Meeting TPID–TP2DD NTT 2025 : Menjaga Stabilitas Harga dan Mempercepat Transformasi Digital Menjelang Natal Tahun Baru

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Senin, 8 Desember 2025 | 21:23 WIB
High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tingkat Provinsi NTT Tahun 2025 (Foto: Biro Setda Prov NTT)
High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tingkat Provinsi NTT Tahun 2025 (Foto: Biro Setda Prov NTT)


Idenusantara.com-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tingkat Provinsi NTT Tahun 2025, yang digelar di Hotel Harper Kupang pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Kegiatan ini mengusung tema "Sinergi Pengendalian Inflasi dan Akselerasi Percepatan Digitalisasi Daerah yang Tumbuh dan Berkelanjutan". Ini menjadi momentum strategis persiapan pemerintah jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTT, Adidoyo Prakoso, Kepala Badan Pusat Statistik Proviinsi NTT, Matamira Bangngu Kale, Pimpinan Perum Bulog, Kabul Marliansyah, para anggota TPID–TP2DD, Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemprov NTT, serta pimpinan dan perwakilan perbankan.

Baca Juga: Pimpin Apel Bersama ASN Pemprov NTT, Ini Pesan Gubernur Melki

Dalam sambutannya, Gubernur NTT menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja sama dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga di provinsi ini. Ia menekankan bahwa pencapaian tersebut merupakan buah dari sinergi antara pemerintah daerah, TPID, Bulog, dan berbagai mitra terkait sepanjang tahun 2025.

Gubernur Melki menerangkan, berdasarkan data terakhir, inflasi NTT pada November 2025 tercatat sebesar 2,40% (YoY), sedikit meningkat dibanding Oktober yang berada di angka 2,00%, namun tetap berada dalam rentang target nasional 2,5% ± 1%. Angka ini juga lebih rendah dibanding inflasi nasional sebesar 2,72% (YoY), sehingga menempatkan NTT sebagai provinsi dengan inflasi terendah ke-10 di Indonesia.

Dan secara spasial, inflasi di lima kota yang menjadi indikator IHK juga menunjukkan kondisi yang sehat: Maumere mencatat inflasi terendah sebesar 1,31%, diikuti Waingapu 2,00%, Ngada 2,08%, TTS 2,40%, dan Kota Kupang 2,62%.

“Keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan hasil nyata dari intervensi yang konsisten, termasuk 1.338 kegiatan pasar murah, sidak pasar, pemantauan distributor, operasi pasar, monitoring stok Bulog, bantuan pangan, serta berbagai program stabilisasi harga lainnya,” ujar Gubernur Melki.

Ia menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi yang berhasil ini mencerminkan kemampuan NTT untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok tetap terjaga, khususnya menjelang momen penting seperti Natal dan Tahun Baru. Keberhasilan ini, menurut Gubernur, menjadi bukti bahwa kolaborasi yang terencana dan berkelanjutan dapat membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Dipicu Aturan Baru, Dana Desa Tahap II Untuk 2.123 Desa di NTT Terancam Gagal Cair

Prestasi Nasional : NTT Kembali Menjadi Provinsi Terbaik TP2DD Wilayah Nusampua

Pada kesempatan tersebut Gubernur juga mengumumkan bahwa NTT kembali meraih penghargaan sebagai TP2DD Provinsi Terbaik di wilayah Nusa Tenggara–Maluku–Papua (Nusampua) untuk kedua kalinya, setelah mendapatkan penghargaan serupa pada 2024.

Dengan bangga, Gubernur Melki menjelaskan bahwa dari 22 pemerintah daerah, 19 telah masuk kategori "Pemda Digital", sebuah capaian yang menunjukkan percepatan digitalisasi di NTT berada dalam jalur yang tepat.

“Melalui berbagai terobosan seperti Aplikasi PRO NTT, implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), digitalisasi transaksi retribusi, serta kebijakan tax amnesty berbasis sistem, ekosistem transaksi pemerintah semakin transparan, cepat, dan akuntabel,” ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X