"Kami hanya ingin meminta kejelasan dan pertanggungjawaban. Tidak ada unsur intimidasi seperti yang diberitakan," jelasnya.
Dalam pertemuan itu, lanjut Christian, SM mengakui adanya utang dan bahkan membuat surat pernyataan bermeterai yang berisi kesanggupan untuk melunasi dalam jangka waktu satu minggu.
Ia menegaskan bahwa surat tersebut dibuat secara sadar oleh SM tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.
Lebih jauh, Christian mengungkapkan bahwa persoalan antara dirinya dan SM sejatinya telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Ia menyebut bahwa kedua belah pihak telah berdamai dan kembali menjalin komunikasi yang baik sejak proses mediasi yang berlangsung di Propam Polres Manggarai Barat sekitar dua bulan lalu.
"Masalah ini sudah selesai. Sejak itu kami tidak ada persoalan lagi dengan SM. Kami sudah berdamai dan berkomunikasi dengan baik," tegasnya.
Christian juga menekankan bahwa dalam proses di Propam, tidak ada bentuk tekanan atau intimidasi terhadap pihak SM.
Ia menjelaskan bahwa fungsi Propam saat itu hanya sebagai mediator yang memastikan kedua belah pihak dapat menyelesaikan persoalan secara adil dan terbuka.
"Saat itu SM tidak berada dalam tekanan. Semua pelapor dilindungi dan Propam hanya bertindak sebagai penengah," tambahnya.
Selain membantah isi pemberitaan, Christian juga menepis sejumlah kutipan yang menyebut dirinya pernah memberikan keterangan kepada wartawan.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan pernyataan seperti yang dimuat dalam berita tersebut, bahkan ia mengaku menolak untuk diwawancarai.
"Saya tidak pernah mengatakan seperti yang ditulis. Bahkan saya menolak diwawancarai oleh media tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Kapolsek Lembor Pimpin Patroli di SPBU Pasca Kenaikan Pertamina Dex
Artikel Terkait
LOGOS ILAHI: FIRMAN YANG MENJADI MANUSIA
BENARKAH KITAB SUCI KATOLIK DIUBAH
Waduh! Utang Rp37 Juta Tak Dibayar, Kabid Disnaker Manggarai Barat Disebut Penipu oleh Pemberi Pinjaman
Pemerintah Siapkan Perpres Peta Jalan dan Etika Tata Kelola AI
Uskup Labuan Bajo Beri Apresiasi Khusus untuk Polres Manggarai Barat
Kronologi Penelantaran Wisatawan Asal Jerman yang Ditipu Agen di Labuan Bajo
Stroke 5 Tahun, Mama Susana di Desa Mokel Manggarai Timur Butuh Sentuhan Kasih