daerah

Kapolres Matim Teruskan ke Tipikor Memanggil Kades Benteng Rampas

Senin, 27 Januari 2025 | 11:14 WIB
Kapolres Manggarai Timur, AKBP Suryanto, S.ST., M.Mar.E., M.M.,M.Tr.Opsla

Matim - Diduga Kerja asal Jadi, Proyek Lapisan Penetrasi (Lapen) di Desa Benteng Rampas, kecamatan lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur Kembali rusak parah.

Salah satu masyarakat yang enggan namanya dimediakan, saat berjumpa dengan awak media dilokasi mengatakan ruas jalan Lapisan Penetrasi (Lapen) ini yang dikerjakan oleh pemerintah desa Benteng Rampas kondisi jalan ini kembali rusak parah.

"Pak lihat saja kondisi jalan ini sekarang, hancur berantakan, proyek ini hanya mau menghabiskan uang negara saja, kualitas jalan sangat-sangaat buruk" kata Dia kepada awak media, Senin 20 Januari 2025.

Dia juga menjelaskan, Kalau dirinya menduga Kepala Desa Benteng Rampas mengerjakan ruas jalan Lapisan Penetrasi (Lapen) ini asal jadi dan hanya menghabiskan Dana Desa tanpa mempertimbangkan kualitas jalan.

"Jujur adik kami kecewa dengan hasil lapen yang dikerjakan oleh Pemerintah Benteng Rampas", ujarnya.

"Diperkirakan soal Pagu Dana kurang lebih 500 juta yang dikucurkan oleh pemerintah Desa Bennteng Rampas dalam mengerjakan Lapisan Penetrasi (Lapen) itu", ungkapnya.

Secara detail terkait Pagu Anggaran, terang Dia, bisa menanyakan langsung kepada desa sebagai pengguna anggaran.

"Harapan saya agar Pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas pemberdayaan Masyarakat Desa segera perintahkan Kepala Desa Benteng Rampas untuk memperbaiki kembali jalan yang rusak parah ini", harapnya.

Dia juga berharap agar Pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk segera memanggil kades Dus terkait persoalan jalan yang berkualitas buruk itu.


Selain itu, Dia juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) baik kejaksaan Negeri Manggarai maupun Polres Manggarai Timur untuk turun tangan dan periksa Kades Benteng Rampas.

"Saya meminta Aparat Penegak Hukum (APH) baik Kejaksaan Negeri Manggarai maupun Polres Manggarai Timur turun tangan, guna menyelesaikan soal ini", ujarnya.

Berdasarkan laporan warga setempat kepada media ini bahwa proyek yang dikerja oleh kontraktor rekanan kepala itu berkulitas buruk serta tidak sebutkan drinasw.

Respon Kapolres Manggarai Timur.

Ketika dikonfirmasi media ini pada Senin, (27/1/25) Kapolres Manggarai Timur, AKBP Suryanto, S.ST., M.Mar.E., M.M.,M.Tr.Opsla, menyampaikan " Kami akan teruskan ke Tipikor manggarai timur" Ungkap Kapolres.

Halaman:

Tags

Terkini