Ende - Tahun 2023, Kabupaten Ende mendapatkan dua paket pengerjaan jalan yang bersumber dari Dana Inpres dengan total anggaran sebesar Rp 48,6 miliar. Anggaran tersebut digunakan salah satunya untuk Pengerjaan jalan di jalur Ndona- Aekipa di Kecamatan Ndona.
Paket pengerjaan jalan Ndona- Aekipa dengan pagu anggaran sebesar, Rp 18,6 miliar dan nilai kontrak Rp 17.649.649.000. Paket ini dikerjakan oleh PT Kelimutu Permata Nusantara. Dengan jalan yang dikerjakan sepanjang 6,2 km.
Diketahui, Dua paket proyek dari dana Inpres tersebut tidak rampung diakhir tahun 2023 dan dilanjutkan dengan menggunakan PMK 019, rekanan diberikan tambahan waktu 90 hari kerja untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Investigasi media ini dilapangan diduga bahwa pengerjaan proyek jalan Ndona-Aikipa syarat bermasalah. "Hal tersebut hasil pantauan media pada, Rabu,(15/1/25) siang.
Hasil pantauan media ini, kondisi jalan Ndona-Aikipa sudah mulai rusak, aspal retak-retak dikarenakan Drainase dan TPT tidak dikerjakan. Pengerjaan Drainase hanya di seputaran rumah warga selebihnya tidak dikerjakan dan juga dalam pengerjaan proyek tersebut badan jalan tidak dikerjakan.
Masyarakat Aikipa berinisial RA (56) ketika diwawancara media ini, pada (15/1/25), menyampaikan " Pak ini jalan sudah mulai rusak, aspal-aspal sudah mulai pecah. Ada di beberapa titik itu, aspal pecah dan rekat-retak semua. Retak besar-besar semua, Pak" Ungkapnya.
"Drainase dan TPT tidak dibuat. Drainase hanya seputar rumah-rumah warga saja. Dan badan jalan juga tidak dibuat" Lanjutnya
Lanjut dia, kami sebagai warga sangat miris melihat proyek ini pak., Drainase tidak dibuat sehingga air mengalir semua di jalan menyebabkan tanah longsor dan tertimbun dibadan jalan.
"Juga pernah menjanjikan untuk membuat TPT sepanjang 8 meter namun tidak dikerjakan dan proyek ini dikerjakan oleh PT Kelimutu Permata Nusantara" Tutupnya.