daerah

Bangga! Claudia Restituta Monggur Gadis Manggarai Lolos Masuk National University of Singapore

Jumat, 16 Mei 2025 | 08:23 WIB
Claudia Restituta Monggur yang merupakan siswi SMAS St. Fransiskus Xaverius Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil lolos seleksi masuk National University of Singapore (Foto: @ManggaraiViral)

Claudia mengungkapkan bahwa Keberhasilan dirinya diterima di Kampus National University of Singapore itu merupakan berkat doa, kerja keras dan dukungan dari semua pihak baik orang tua, kepala sekolah dan guru-guru, serta teman-temannya.

"Kalau boleh jujur ini rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Ini juga bukti bahwa kerja keras, doa, dan dukungan dari orang tua, guru, serta teman-teman benar-benar berbuah manis,"ujarnya.

Baca Juga: Kisah Pilu Rosalia Parera Lansia Yang Hidup Sebatang Kara di Desa Compang Wesang Manggarai Timur

Claudia juga mengatakan, saat mengikuti tes sempat merasa pesimis hingga membuatnya gugup, sebab ia tahu persaingannya ketat dengan standar kampus tinggi.Meski demikian, ia tetap berusaha untuk tetap tenang dan fokus pada seleksi itu.

"Jujur saya awalnya pesimis dan itu membuat saya gugup karena tahu persaingannya ketat dan standar kampusnya tinggi. Tapi saya berusaha tetap tenang dan fokus. Saya percaya pada persiapan yang sudah saya lakukan dan saya serahkan sisanya pada Tuhan," terangnya.

Claudia juga menceritakan tentang persiapannya untuk mengikuti tes masuk di kampus tersebut.

"Persiapan mengikuti tes cukup panjang dan tantangan. Saya mulai dengan memperkuat kemampuan bahasa Inggris, terutama writing dan reading karena itu sangat penting. Selain itu saya mengikuti banyak bimbingan bahasa dan bimbingan untuk tes bersama ruang guru dan dibantu oleh scooters dan soal pelatihan online untuk persiapan tesnya. Di luar itu, saya juga mempersiapkan mental, belajar mengatur waktu, dan tetap menjaga kesehatan supaya bisa tampil maksimal saat ujian. Yang tidak kalah penting adalah doa dan dukungan moral dari keluarga dan guru-guru saya," tutur Claudia.

Baca Juga: Wujudkan Pembangunan Yang Inklusif Pemprov NTT Resmi Luncurkan MUSIK KEREN

Diungkapkan Claudia, tes itu dilakukan secara online, sehingga saat test ia mengikuti dari rumah, meski demikian pengawasan super ketat, sehingga suasananya jadi menegangkan.

"Tesnya dilakukan secara online, jadi saya mengikuti dari rumah dengan pengawasan yang cukup ketat. Meskipun online, aturannya sangat disiplin, mulai dari waktu, kamera yang harus menyala terus, sampai suasana yang harus tenang dan bebas gangguan. Jadi tetap merasa menegangkan seperti tes offline pada umumnya,"ucapnya.

Claudia juga menerangkan, soal ujian yang diberikan sebanyak 50 dengan waktu pengerjaan 90 menit. Jenis soal yang diujikan yakni verbal dan numerik, English (reading, comprehension, grammar) dan ⁠math.

"Dan juga sebelumnya saya membuat esai untuk menambah nilai berdasarkan penilaian dari kampus tersebut," jelasnya.

 

 

 

Halaman:

Tags

Terkini