daerah

Datang, Lihat, Bantu: Gubernur NTT Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni di Kabupaten Kupang

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:51 WIB
Datang, Lihat, Bantu: Gubernur NTT Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni di Kabupaten Kupang (Foto: Dok. NttPride)

Di Desa Bomata Timur, gubernur bertemu Otnial Meto, petani dan buruh serabutan yang rumahnya sudah ditempati sejak 1994. Melihat kondisi puluhan tahun itu, Melki titip pesan ke Camat dan Kades.

"Saya titip untuk ibu camat dan kepala desa, awasi baik-baik agar cepat selesai dan aman. Kondisi sekarang tidak mudah, jadi kita sama-sama bergerak. Semangat bapak mama, tenang saja, pemerintah selalu ada," pesannya.

Baca Juga: Dittipidum Bareskrim Polri Dalami Kasus Pemalsuan Sertifikat di Kawasan Keranga Labuan Bajo

PUPR NTT Gas Pengerjaan Juni-Juli 2026

Langkah cepat gubernur langsung ditindaklanjuti. Kepala Dinas PUPR NTT Benyamin Nahak bilang timnya hari itu juga ambil data dan proses administrasi.

"Hari ini kami langsung ambil data dan proses administrasi agar segera dikerjakan," kata Benyamin.

Pemprov NTT menegaskan komitmen: membangun rumah layak huni bagi warga yang masih tinggal di rumah tak layak. Bagian dari upaya menaikkan kesejahteraan masyarakat NTT.

Baca Juga: Bank, Pajak, Media hingga ASN: Jejak Sukses Alumni Prodi Matematika Unika Ruteng

Rumah Layak = Tempat Tumbuhnya Harapan

Kunjungan Gubernur Melki ke Mata Air dan Bomata Timur lebih dari inspeksi. Di tengah rumah sederhana dan keterbatasan, ia ingin memastikan satu hal: negara tidak membiarkan warganya berjuang sendirian.

Bagi ribuan keluarga di NTT, rumah layak bukan sekadar tembok dan atap. Itu tempat anak tumbuh, mimpi dimulai, dan masa depan dibangun.

 

Halaman:

Tags

Terkini