Pasal 31 Undang-Undang Pendidikan Dasar menyatakan: "Seorang siswa yang mengikuti pendidikan dasar harus diberikan makanan yang seimbang dan diatur dengan tepat serta diawasi pada setiap hari sekolah."
Biasanya, dalam makanan tersebut terdapat banyak sayuran, seperti lobak dan bit, untuk mengimbangi beberapa pati dan biji-bijian. Selain itu, ada juga ikan, roti, daging, dan sebagainya.
3. Estonia
Negara Eropa Utara ini juga memiliki program makan sekolah gratis. Di Estonia, makan sekolah gratis disajikan di sekolah dasar dan menengah.
Pedoman nutrisi untuk makanan sekolah di Estonia didasarkan pada piramida makanan Estonia. Di dasar piramida terdapat air dan olahraga. Tingkat berikutnya mencakup pati, buah-buahan, dan sayuran.
Menurut Pedoman Diet Berbasis Makanan Estonia, makanan-makanan tersebut harus menjadi porsi utama setiap kali makan. Sementara bagian tengah piramida mencakup produk susu dan daging.
Kemudian, di bawah tingkat atas terdapat minyak, mentega, dan kacang-kacangan. Lalu d puncak piramida terdapat makanan seperti es krim, minuman ringan, madu, dan biskuit. Sebagai catatan di Estonia bahwa makanan tinggi gula harus dimakan secukupnya.
4. India
Negara di Asia Selatan ini memiliki program makan siang gratis di sekolah bernama POSHAN. Menurut laporan, program melayani 120 juta anak di lebih dari 1,27 juta sekolah dan pusat Skema Jaminan Pendidikan. Ini menjadikan skema POSHAN jadi yang terbesar di dunia.
Makan siang biasanya berisi sereal yang tersedia secara lokal, dibuat sesuai dengan adat istiadat setempat yang berlaku. Kemudian, setiap anak akan menerima susu dan sup atau sayuran yang dimasak sebagai kari.
Baca Juga: Padahal Begini Banyak Anggaran Makan Siang Gratis di Provinsi NTT
Nasi dan biji-bijian lain yang disajikan saat makan siang diperkaya dengan nutrisi seperti zat besi, vitamin B12, dan folat.
Setiap siswa tingkat sekolah dasar harus diberikan 100 gram biji-bijian setiap hari, serta 20 gram protein, 50 gram sayuran berdaun, serta 5 gram minyak dan lemak. Sementara siswa sekolah dasar dan menengah atas harus diberikan 150 gram biji-bijian, 30 gram protein, 75 gram sayuran berdaun, serta 7,5 gram minyak dan lemak.
5. Swedia