Program Makan Siang Bergizi Gratis, Tingkatkan Status Gizi Peserta Didik

photo author
Carles Marsoni, Ide Nusantara
- Jumat, 14 Maret 2025 | 18:39 WIB
Sebuah kebahagiaan terpancar di wajah siswa MTs Negeri 2 Tegal pada Senin siang.  ((Istimewa) )
Sebuah kebahagiaan terpancar di wajah siswa MTs Negeri 2 Tegal pada Senin siang. ((Istimewa) )

Makan siang gratis di sekolah dasar Swedia telah ada sejak tahun 1973. Pemerintah atau pemerintah kota yang menanggung semua biaya program ini.

Kebanyakan makan siang di sekolah bergaya prasmanan dan terutama mencakup kentang, pasta, atau nasi; daging atau ikan; dan sayuran. Susu dan air biasanya ditawarkan sebagai minuman.

Di banyak sekolah di Swedia, guru atau kepala sekolah makan bersama siswanya, dengan tujuan menciptakan hubungan yang lebih kuat antara siswa dan otoritas sekolah. Sekolah-sekolah di Swedia juga menyelenggarakan pekan pangan internasional dan pekan vegetarian.

6. Amerika Serikat

Negara ini memiliki program makan siang sekolah nasional yang beroperasi di lebih dari 101.000 sekolah negeri, sekolah swasta nirlaba, dan lembaga perawatan perumahan.

Baca Juga: Padahal Begini Banyak Anggaran Makan Siang Gratis di Provinsi NTT

Program ini diatur dan dikelola di tingkat federal oleh Layanan Pangan dan Gizi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA). Program makan siang sekolah menyediakan "makanan bergizi seimbang" dengan biaya rendah atau tanpa biaya kepada lebih dari 31 juta anak setiap hari sekolah.

Program ini menyediakan makanan gratis, atau dengan potongan harga (yang disubsidi pemerintah), kepada anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.

Kemudian, mereka yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan harga gratis atau potongan harga akan dikenakan biaya nominal.

7. Jepang

Sekolah di Jepang memiliki program makan bergizi di sekolah yang dipungut sekitar 250 hingga 300 yen (sekitar USD $3) per makanan per siswa. Namun, ada pilihan potongan harga dan gratis bagi keluarga miskin.

Pada 2004, 99% siswa sekolah dasar dan 82% siswa sekolah menengah pertama di Jepang makan kyūshoku (makan siang di sekolah). Makanannya ditanam secara lokal, hampir tidak pernah dibekukan, dan (kecuali pembatasan pola makan) sama untuk setiap siswa.

8. China

Sekolah-sekolah di China memiliki program makan siang berbayar yang murah, yakni sekitar $0,70 per hari (atau Rp 11 Ribu). Harga tersebut sudah termasuk kotak makan siang untuk setiap siswa.

Baca Juga: Kadin Indonesia Akan Bangun 100 Dapur MBG Bulan Agustus 2025

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Sumber: World Population Review, Kemenko PMK, Badan Gizi Nasional

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X