Idenusantara.com-Kementerian Kebudayaan memberikan penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) sebagai bentuk apresiasi kepada individu, komunitas, maupun lembaga yang berjasa dalam melestarikan dan memajukan kebudayaan nasional.
Pada tahun 2025, malam puncak AKI digelar untuk memberikan penghargaan kepada para penggerak budaya dalam berbagai kategori, antara lain: Maestro Seni Tradisi, Pelestari, Pelopor dan/atau Pembaru, Media, Anak, Lembaga dan Perorangan Asing, Masyarakat Adat.
Penghargaan AKI Sebagai Bentuk Pengakuan Negara
Penghargaan ini merupakan pengakuan negara atas kerja keras dan konsistensi para penerima dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya Indonesia. Beberapa penerima penghargaan AKI 2025 berasal dari berbagai daerah se-Indonesia.
Selain penghargaan dalam bentuk anugerah, Kemenbud juga memberikan dana apresiasi kepada seniman/pelaku budaya. Program AKI diharapkan dapat memotivasi semua pihak untuk terus berinovasi dan berperan aktif dalam pemajuan kebudayaan Indonesia.
Kebudayaan tidak pernah statis. Ia bergerak karena ada sosok-sosok visioner yang berani membuka jalan baru, mendobrak kemapanan dan membangun ekosistem yang berkelanjutan. Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) diberikan kepada tokoh dan komunitas yg telah menjadi pelopor dan mata air inspirasi juga pembaharu bagi zamannya.
Kebudayaan tidak hanya butuh diciptakan tetapi juga butuh dirawat, dijaga, dan dihidupi.
Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) diberikan kepada sosok-sosok tangguh yang mendedikasikan hidupnya sebagai benteng pertahanan warisan leluhur. Ditangan merekalah tradisi tidak sekedar menjadi sejarah melainkan terus hidup dan bernafas ditengah zaman yang berubah.
Felix Edon Pelaku Musik Tradisional Manggarai
Salah satu penerima anugerah AKI 2025 yakni Felix Edon.Felix Edon dikenal sebagai pelaku musik tradisional Manggarai. Diusia 65 Tahun masih setia menjaga budaya dalam bunyi musik Manggarai. Disetiap petikan tersimpan rindu pada tanah dan leluhur. Nada mengalir lembut mewariskan ingatan turun temurun. Ditangannya musik bukan sekedar bunyi melainkan cinta yang saling mengikat dari masa ke masa.
Pelaku seni dan budaya Manggarai, Felix Edon dan Sanggar Wela Rana meraih penghargaan dalam Anugerah Kebudayaan Indonesia pada kategori Pelestari Musik Tradisional Manggarai. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan konsistensi Felix Edon dalam merawat, menjaga, dan melestarikan musik tradisional Manggarai selama puluhan tahun.
Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) ini diselenggarakan Kementerian Kebudayaan di Jakarta, Rabu, pada 17 Desember 2025. AKI merupakan penanda kehadiran negara dalam kerja kebudayaan.