Kekerasan Terhadap Perempuan: Sinyal Ketimpangan Inklusi Sosial di Indonesia

photo author
Dionisius Upartus Agat, Ide Nusantara
- Rabu, 1 Oktober 2025 | 20:22 WIB
Intania Setia (Mahasiswa Semester VII STIPAS St. Sirilus Ruteng)
Intania Setia (Mahasiswa Semester VII STIPAS St. Sirilus Ruteng)

Kekerasan terhadap Perempuan merupakan cerminan nyata dan masih timpangnya inklusi sosial di masyarakat.

Ketimpangan ini terlihat dari norma sosial , budaya patriarki, serta akses yang tidak setara terhadap keadilan, Pendidikan, dan perlindungan hukum.

Kekerasan berbasis gender, baik fisik, psikis, seksual, maupun ekonomi, menunjukan bahwa Perempuan belum sepenuhnya diterima dan dihargai secara setara dalam ruang publik dan privat.

Kondisi ini mempertegaskan bahwa inklusi sosial di indonesia dan banyak negara lain belum sepenuhnya tercapai, karena masih ada kelompok dalam hal ini Perempuan yang rentan didiskriminasikan dan mengalami kekerasan sistematis.

Oleh karena itu, upaya pemberdayaan Perempuan, penguatan kebijakan perlindungan, serta perubahan paradigma sosial menjadi kunci penting dalam menciptakan masyarakat yang adil, setara, dan benar-benar inklusif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dionisius Upartus Agat

Rekomendasi

Terkini

Wartawan Harus Tahu Dulu Baru Bertanya

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:17 WIB

Mampukah Wartawan Adil Sejak Dalam Pikiran?

Senin, 9 Februari 2026 | 21:53 WIB

Fenomena Istri Simpanan di Kalangan Pejabat Tinggi

Senin, 9 Februari 2026 | 07:29 WIB
X