Di Atas Rumput New York: Pelajaran dari Setetes Air Mata Messi yang Lebih Dahsyat Daripada Segala Kemenangan

photo author
REDAKSI, Ide Nusantara
- Selasa, 21 Juli 2026 | 12:26 WIB
Lionel Messi saat setelah Timnya kalah oleh Spanyol di Final Piala Dunia 2026 (Foto: Ist. Net)
Lionel Messi saat setelah Timnya kalah oleh Spanyol di Final Piala Dunia 2026 (Foto: Ist. Net)

Karena dari sanalah kita belajar definisi martabat.

Air mata di pipi Messi kini sudah kering. Tapi jejaknya akan tinggal lama di hati kita. Ia mengingatkan dunia bahwa kemegahan sejati bukan berasal dari apa yang kita peroleh, melainkan dari bagaimana kita tetap setia pada diri sendiri, bahkan ketika harapan jatuh berderai ke tanah.

Malam itu Messi mungkin tidak pulang dengan medali.
Tapi ia pulang dengan sesuatu yang lebih abadi yaitu "Teladan".

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

Wartawan Harus Tahu Dulu Baru Bertanya

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:17 WIB
X