pemerintah

Makan Debu di Jalan Rusak; Warga Sokoria Pertanyakan Realisasi MOU PT. SGI Bersama Pemkab Ende

Senin, 22 Agustus 2022 | 09:53 WIB
Potret kondisi jalan menuju Desa Sokoria, Ndona Timur (Foto:eksklusif)

IDENUSANTARA.COM- Warga Desa Sokoria Kecamatan Ndona Timur, Ende NTT terus menikmati buruknya kualitas jalan di wilayah itu.

Jejalanan bebatuan dengan jurang terjal dan berdebu yang membahayakan pengguna setiap saat bagai santapan empuk bagi mereka.

Akses jalan ini juga digunakan PT Sokoria Gheotermal Indonesia (SGI) dalam proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTPB) dengan sub pengelola PT. Orka.

Baca Juga: Anda Perlu Tahu Si Dia Masih Perjaka atau Tidak, Simak 5 Petunjuk Ini Pasti Kaget

Meskipun sebelum proyek PTPB tersebut, warga dijanjikan perbaikan jalan oleh PT. SGI pasca explorasi melalui Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Kabupaten Ende.

Hingga kini, janji itu bagai ditelan bumi. Warga pun mengaku kesal, dan meminta Pemkab Ende untuk serius memperhatikan hal itu.

"Janjinya begitu. Mereka mau hotmix jalan. Sekarang sudah beroperasi tapi belum ada realisasi," ujar Archadius warga Detuboti, Sokoria.

Bahkan bupati Ende Djafar Achmad, juga telah menerima keluhan itu saat kunjungan kerja di wilayah Ndona Timur beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Rakerda momentun Menentukan Posisi Partai Demokrat Berdiri Lebih Kokoh Siap Pemilu 2024

"Soal kondisi jalan, Kami sudah minta ke pak bupati saat ada kunjungan ke kampung kami, kita berharap pemerintah kabupaten dan DPRD bisa memberi tekanan ke pijak SGI agar segerah memperbaiki jalan," tegasnya.

Senada, Kepala Suku Kabagana - Sokoria, Rofinus Pasa Bata juga mengeluhkan hal itu.

Katanya, warga Sokoria dan Ndona Timur  benar - benar tak tersentuh pembangunan akses jalan yang memadai.

Rofinus mentebut, saat elaksanaan pekerjaan, puluhan alat berat melintas di jalan tersebut. Akibatnya banyak titik jalan rusak dan harus segera diperbaiki.

"Listrik dari Wilayah ini untuk kepentingan kabupaten Ende tapi kenapa kami menderita dengan jalan rusak parah begini. Mata mereka dimana, Tolonglah kami pak bupati dan Ketua DPRD," Imbuh Rogunus.***.

Tags

Terkini