Idenusantara.com - Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022 gelombang ke -4 bertempat di Hotel Embun Pagi Borong, Senin 10 Oktober 2022.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan Petugas Pendataan Lapangan (PPL) Regsosek 2022 dari tiga Kecamatan yakni Kecamatan Lamba Leda, Kecamatan Elar dan Kecamatan Elar Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Statistisi Madya BPS Provinsi NTT Indra Ahmad Sofyan Souri, Kepala BPS Manggarai Timur Angela Regina Maria Wea dan Instruktur BPS Manggarai Timur.
Baca Juga: Kantor Lurah Reok Terbakar, Warga dan Aparat Padamkan Api dengan Alat Seadanya
Dalam sambutannya, Statistisi Madya BPS Provinsi NTT Indra Ahmad Sofyan Souri menjelaskan, Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) adalah sistem basis data seluruh penduduk yang terdiri dari profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan.
Dijelaskan Ahmad, informasi yang komperhensif ini memungkinkan Regsosek menyajikan peringkat kesejahteraan setiap penduduk dalam meningkatkan kesetaraan program-program pemerintah.
"Melalui Regsosek ini nanti akan ada peringkat kesejahteraan setiap penduduk seperti keluarga sejahtera, pra sejahtera, keluarga miskin, sangat miskin dan tidak miskin," jelas Ahmad.
Baca Juga: Rakor Bersama BPS Ende; Bupati Djafar Minta Petugas Regsosek 2022 Professional
Dijelaskan Ahmad, dengan adanya peringkat kesejahteraan penduduk ini akan membantu pemerintah di berbagai tingkatan mendapatkan data penduduk yang miskin dan miskin ekstrim sehingga menjadi prioritas untuk mendapatkan bantuan melalui program- program pemerintah maupun kegiatan-kegiatan yang diusung oleh pemerintah khususnya bantuan perlindungan sosial.
Selain itu, lanjut Dia, kelengkapan data Regsosek akan mendukung terlaksananya program pemberdayaan ekonomi, penyediaan infrastruktur dasar, penyetaraan akses pendidikan, peningkatan inklusi keuangan dan program-program pemberdayaan lain yang dilaksanakan di pusat maupun di daerah.
" Regsosek membantu memulihkan Indonesia, membantu secara eksklusif," tandasnya.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Merenggut Nyawa Sekda NTT Domi Warandoy, Ini Kronologisnya
Untuk mewujudkan penyajian data yang akurat, Ahmad menghimbau kepada seluruh Petugas Pendataan Lapangan (PPL) Regsosek agar melakukan pendataan penduduk tanpa adanya kepentingan tertentu.
" Data sebaik- baiknya di lapangan. Jangan sampai ada kepentingan peribadi untuk melakukan pendataan sesuai dengan keinginan sendiri. Bapak dan Ibu adalah ujung tombak dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai Timur. Saya berharap agar kalian bisa bekerja sesuai dengan SOP," imbuhnya.