IDENUSANTARA.COM Ini perbedaan pendidikan vokasi dan akademik. Setelah menempuh studi dan menyelesaikan suatu program, mahasiswa bisa melanjutkan studi ke jenjang berikutnya. Bagi lulusan sekolah menengah, terbuka peluang untuk meneruskan studi pada program vokasi maupun program akademik. Tapi, apakah kamu sudah mengetahui perbedaan antara program vokasi dan program akademik? Dirangkum dari berbagai sumber, setidaknya ada 6 perbedaan antara program Vokasi dan program Akademik.
Perbedaan Pendidikan Akademik dan Pendidikan Vokasi
1. Hal Tujuan Pendidikan
Program Akademik
Pada Program Akademik, perkuliahan difokuskan untuk membuat mahasiswa menguasai, mendalami, serta mengembangkan disiplin keilmuan tertentu.Keilmuan tersebut sangatlah luas, misalnya keilmuan yang mencakup bidang pengetahuan alam, bidang sosial, bidang keagamaan, bidang teknologi, serta bidang seni.
Program Vokasi
Tujuan pendidikan vokasi lebih spesifik dibandingkan tujuan Program Akademik. Pada Program Vokasi, tujuan studi adalah untuk membuat mahasiswa menguasai keahlian tertentu secara spesifik. Contohnya, mahasiswa akan dilatih untuk menguasai keahlian di bidang teknik, bidang ekonomi, bidang pariwisata, bidang perkebunan, dan sebagainya.
2. Dalam Hal Program yang Ditawarkan
Program Akademik
Program pendidikan yang ditawarkan Program Vokasi dan Program Akademik tidak sama. Pada Program Akademik, terdapat beberapa macam program pendidikan, seperti program sarjana (S1), program magister atau master (S2), dan program doktor (S3). Setiap jenjang menawarkan gelar yang berbeda dengan waktu studi yang berbeda pula. Untuk program sarjana, lulusan akan mendapatkan gelar sarjana dengan waktu studi 3,5 – 7 tahun. Untuk program master atau magister, gelar yang didapatkan adalah master dengan waktu studi 1 – 2 tahun. Untuk program doktor, nantinya gelar yang diperoleh adalah doktor dengan waktu studi bervariasi mulai dari 3 – 7 tahun. Program studi khusus pada program sarjana juga menawarkan program profesi, seperti jurusan kedokteran gigi, farmasi, dan sebagainya.
Program Vokasi
Program Vokasi juga menawarkan variasi waktu tempuh studi. Jalur pendidikan tinggi ini mengarahkan lulusannya untuk menguasai keterampilan terapan tertentu. Adapun program pendidikan yang ditawarkan adalah Pendidikan Diploma I (D1) dengan waktu studi 1 tahun dengan beban 32 SKS. Kedua, Program Pendidikan Diploma II (D2) dengan waktu studi 2 tahun dengan beban 64 SKS. Ketiga, Program Pendidikan Diploma III (D3) memberikan waktu studi selama 3 tahun dengan beban 112 SKS. Keempat, Program Pendidikan Diploma IV (D4) dengan waktu studi 4 tahun dengan beban 144 SKS.
3. Penerapan Kurikulum
Program Akademik
Kurikulum yang berlaku pada Program Akademik dan Program Vokasi memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Pada Program Akademik, kurikulum yang diberikan banyak berfokus pada teori dibandingkan praktik. Hal ini juga turut berdampak pada penugasan ketika proses perkuliahan. Tujuan pemberian porsi teori yang lebih banyak adalah membuat mahasiswa dapat menguasai ilmu yang diberikan.
Program Vokasi
Sesuatu tujuan adanya Program Vokasi yang menghasilkan lulusan dengan keahlian terapan, kurikulum perkuliahan pun mengalami banyak penyesuaian. Mahasiswa akan menjalani berbagai macam kegiatan praktik dengan porsi lebih besar dibandingkan teori. Dengan banyak melakukan praktik, mahasiswa akan lebih siap ketika diminta terjun di dunia kerja. Lulusan Program Vokasi akan belajar dari masalah di lapangan dan mencari solusinya.
4.Prospek Karier Lulusan
Program Akademik
Dengan adanya perbedaan kurikulum yang diterapkan, secara tidak langsung prospek karier lulusan juga akan terpengaruh. Nantinya, lulusan Program Akademik memiliki potensi besar menjalani karier di bidang akademik, seperti menjadi akademisi dan peneliti.
Meskipun demikian, tidak tertutup kemungkinan jika lulusan Program Akademik juga bisa berkarier di lapangan menjadi praktisi. Namun, lulusan program tersebut akan banyak menjadi konseptor dibandingkan pelaksana di lapangan.
Program Vokasi
Lulusan Program Vokasi sudah terlatih untuk menjalani perkuliahan dengan melakukan banyak praktik. Secara tidak langsung, mahasiswa sudah dilatih menghadapi dunia kerja yang sebenarnya. Lulusan Program Vokasi pun bisa langsung bekerja di perusahaan-perusahaan atau di perkantoran. Sudah banyak lapangan kerja yang khusus membuka peluang bagi lulusan Program Vokasi. Jadi, kamu tidak perlu khawatir dengan karier yang akan dijalani di masa depan
Artikel Terkait
Formasi CPNS Sudah ditetapkan,Segera Siapkan Dokumen Pendaftaran
Amien Rais Katain Jokowi Dengan Sebutan Tak Usah Ngelantur Silakan Turun Panggung
Hadiri Ibadah Syukur Panen Jemaat Alfa Omega Labat, George Merasa Bersyukur
Eksotis dan cantik, Inilah rekomendasi desa wisata yang ada di Nusa Tenggara Timur