Baca Juga: Indonesia Capai Produksi Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah Merdeka
Mahasiswa Dituntut Jadi Perancang Pembelajaran yang Inovatif
Narasumber seminar ilmiah tersebut, Dr. Yosefina Rosdiana Su, S.S., M.Pd., menyampaikan materi yang fokus pada peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam dunia pendidikan.
Ia menekankan bahwa inovasi pembelajaran tidak akan tercapai jika calon guru tidak menguasai teknologi digital dan tidak mampu merancang pembelajaran yang kreatif.
"Mengembangkan pembelajaran inovatif merupakan tugas mulia sekaligus kewajiban moral mahasiswa sebagai calon guru. Media digital harus menjadi alat bantu yang dimanfaatkan secara maksimal," jelas Yosefina.
Ia menambahkan bahwa kemampuan mengintegrasikan teknologi digital dalam pembelajaran kini menjadi kompetensi dasar guru modern.
"Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, guru yang tidak mampu beradaptasi akan tertinggal dan berpotensi tidak relevan bagi peserta didiknya," tuturnya.
Dr. Yosefina juga mengajak mahasiswa untuk mengasah kreativitas, memperkuat literasi digital, dan memperluas pemahaman mengenai model-model pembelajaran baru yang responsif terhadap tantangan zaman.
Baca Juga: Warga di Kota Ende Keluhkan Jalan Nasional KM 4 yang Penuh Lubang
Momentum Kolaboratif dan Ruang Pengembangan Kompetensi
Seminar ini diikuti oleh 300 peserta dari seluruh program studi di FKIP. Atmosfer kegiatan terasa hidup yang penuh antusiasme, diskusi interaktif, dan rasa ingin tahu yang tinggi dari para mahasiswa. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan kritis, mulai dari tantangan literasi digital hingga strategi menghadapi peserta didik generasi Z dan Alpha.
Panitia BEM FKIP mengemas kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang pertemuan formal, melainkan ruang kolaborasi antara fakultas, narasumber, dan mahasiswa. Para peserta juga diajak untuk melihat kembali peran guru bukan sebagai profesi biasa, tetapi sebagai motor perubahan sosial.
Usai sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang berbagai lomba yang sebelumnya diselenggarakan BEM FKIP dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan. Momen ini semakin menyemarakkan suasana, memperlihatkan bahwa mahasiswa FKIP tidak hanya unggul dalam akademik tetapi juga a. ktif dalam kegiatan kreatif dan kompetitif.