Idenusantara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan zona bahaya erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, zona bahaya erupsi berada dalam radius dua kilometer dari kawah Gunung Lewotobi Laki- Laki.
Muhari menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di dalam radius tersebut. Pusdalops BNPB juga memastikan bahwa petugas gabungan telah disiagakan di lokasi gunung tersebut.
"Tujuan dari kehadiran petugas gabungan ini adalah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Lewotobi Lewotobi Laki-laki, yang memiliki ketinggian mencapai 1.584 meter," kata Muhari dalam keterangan resmi pada Selasa, 4 Juni 2024 lalu.
Muhari mengatakan, para petugas gabungan juga secara aktif mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai pentingnya menggunakan masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik yang dapat membahayakan sistem pernapasan.
Untuk dikwtahui, Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini berada pada status level II (Awas).