Material Galian C PT. Safari Berserakan di Jalan Negara Trans Flores

photo author
Pay K, Ide Nusantara
- Senin, 5 September 2022 | 22:34 WIB
Material Galian C PT. Safari Berserakan di Jalan Negara Trans Flores (Foto Piter Bota)
Material Galian C PT. Safari Berserakan di Jalan Negara Trans Flores (Foto Piter Bota)

 

IDENUSANTARA - Tumpukan Material hasil tambang galian C milik PT. Safari berserakan di jalan negara trans Flores arah Reo menuju ke Ruteng.

Tumpukan Material tersebut berserakan pasca sehari turunya hujan di Wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai yang berangsur lama dan deras.

Akibat hujan lebat dan juga tak memiliki pengaman yang baik material galian C menyebabkan akses publik jalan negara Reo-Ruteng Flores terganggu.

Terlihat, tumpukan material galian C milik PT. Safari tersebut, tercecer bebas di sepanjang jalur umum yang menyebabkan keresahan para pengendara yang melewati jalur tersebut.

Berdasarkan pantauan media di lokasi, senin, (05/09/2022), bahwa material aktifitas galian C milik PT.Safari tampak tercecer berada di sepanjang akses jalan negara tepatnya di pintu depan tempat produksi galian C milik PT.Safari yang mengganggu aktifitas pengendara yang melewati jalur tersebut.

Bahkan tumpukan material galian C seperti pasir dan kerikil kecil hampir saja menutupi badan jalan akses umum jalan Negara.

Salah satu pengendara roda dua, saat melintasi akses jalur tersebut ketika di mintai tanggapan terhadap kondisi material galian C milil PT.Safari yang enggan menyebutkan namanya menjelaskan bahwa, tumpukan material galian C milik PT Safari yang berada di persimpangan jalan akses umum memang sangat menggagu.

 

Bayangkan saja, material galian milik PT.Safari tersebut bisa tercecer begitu saja di jalan yang bisa saja dapat mencelakai para pengendara, yang melewati jalur tersebut, apa lagi saat sekarang di situasi musim hujan. Untuk itu saya berharap kepada pihak PT.Safari agar berupaya untuk membuat aliran got sehingga material galian C milik PT Safari tidak tercecer terbawa air sampai ke badan jalan pada saat musim hujan". Cetusnya

Terpisah, Yohanes Oci, Praktisi Muda asal Manggarai berdomisili di Jakarta angkat bicara terkait keberadaan tambang galian C milik PT. Safari, kepada media melaui via gawainya yohanes oci menjelaskan bahwa

"PT.Safari harus memperhatikan dampak lingkungan yang terjadi dari penggalian dan penyimpanan bahan hasil galian sehingga tidak mengganggu pengguna jalan. Untuk itu Pemda Manggarai harus awasi perda tata ruang wilayah nya sebagai turunan dari UU No. 26 Tahun 2007 Tentang Tata Ruang Wilayah sebab eksplorasi galian C harus diatur lebih detail terkait dengan jarak dari jalan raya ke pusat galian C dengan tujuan untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jalan," tegas Yohanes Oci kepada awak media via telepon (05/09).

"Polsek Reo juga harus bersikap tegas perihal persoalan ini karena fungsi nya untuk memberikan kenyamanan bagi pengendara. Harus tegur pemilik PT. Safari nya," tutupnya.

Sehingga aktifitas Tambang galian C milik PT.Safari tidak berbentur dengan kajian AMDAL yang berdampak Sendimentasi air kali dan mengganggunya akses jalur para pengendara, seperti pada polusi udara serta terjadinya abrasi.

Bahkan aktifitas tambang galian C milik PT.Safafi seharusnya berjarak 50 Meter dari bibir kali dan akses umum sehingga tidak berdampak padaterganggunya aktifitas para pengendara yang melintasi jalur tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Pay K

Sumber: Piter Bota

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X