“Samaria, ini Fransiskus, Paus!” jawab Bapa Suci.
Bapa Suci meminta dibuatkan sepatu, namun dengan pesan, bahwa sepatu itu harus hitam, dan bukan merah.
“Jangan sepatu merah, buat saja hitam seperti biasa.”
Samaria yang kemudian menyanggupi membuat sepatu itu mengatakan, sepatu untuk Paus Fransiskus sangat sederhana dan terbuat dari kulit hitam, dengan ujung yang halus dan tanpa hiasan.
“Jika Anda memegang salah satu sepatu Paus, rasanya seperti bakiak, tanpa hiasan apa pun tetapi dengan tali,” jelas si pembuat sepatu itu.
“Dia tidak menginginkan yang baru, saya akan memperbaiki sepatu lamanya,” kata Samaria saat itu.
Namun meski demikian, Samaria berencana membuatkan sepasang sepatu baru untuk Paus yang sederhana.
Baca Juga: Keren! Menuju Grand Final, Finalis Putri Manggarai Bakal Dipoles Lewat Kelas Komunikasi
Pilihan Mobil yang Sederhana
Setelah mendarat di Amerika Serikat (AS) 23 September 2015, Paus Fransiskus meninggalkan Pangkalan Udara Gabungan Andrews, bukan dengan limusin, tetapi dengan mobil Fiat mungil buatan Italia.
Begitu keluar dari pesawat yang diberi nama informal “Shepherd One”, ia menyapa Presiden Obama dan keluarganya, dan berjalan di karpet merah. Paus Fransiskus lalu masuk ke dalam Fiat 500 hitam sederhana, dan melambaikan tangan kepada orang banyak saat ia pergi. Paus melaju ke tempat ia akan tinggal di Washington D.C. di Nunsiatur Apostolik Takhta Suci untuk Amerika Serikat.
Bendera Vatikan menempel di bagian depan mobil itu dan dengan plat nomor “SCV 1,” inisial untuk Status Civitatis Vaticanae, yang dalam bahasa Latin berarti Negara Kota Vatikan. Paus Fransiskus melambaikan tangan dari Fiat 500 saat iring-iringan mobilnya berangkat dari Pangkalan Angkatan Udara Andrews.
Spesifikasi mobil Fiat itu sebenarnya tidak jelas, namun model dasar Fiat 500 “Lounge” memiliki mesin 1,4 liter dan dijual dasar mulai dari $18.700 (sekitar 250 juta rupiah).
Bisa dikatakan, Fiat ini adalah mobil kepausan sehari-hari Paus Fransiskus.
Nanti dulu, saat berada di Italia untuk kunjungan kepausan pertamanya pada tahun 2013, mobil Fiat yang ia pakai malah sebuh mobil bekas, bukan yang baur dibeli. Tak hanya di Italia dan AS, ia juga meninggalkan bandara dengan Fiat saat mengunjungi Brasil pada tahun 2013.