Sepatu Usang Warna Hitam Paus Fransiskus dan Namanya Yang Berarti Kesederhanaan

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Rabu, 30 April 2025 | 07:25 WIB
Sepatu Usang Paus Fransiskus  (Foto:@Katolik)
Sepatu Usang Paus Fransiskus (Foto:@Katolik)


Idenusantara.com-Pada 13 Maret 2013, Konklaf untuk memilih Paus telah memasuki hari kedua. Saat itu, situasi telah mulau “berbahaya”. Butuh 77 suara bagi seorang Kardinal untuk dapat terpilih menjadi Paus. Semua ingat, saat itu jumlah suara yang didapat Kardinal Jose Mario Bergoglio SJ sudah hampir mencapai jumlah itu.

Saat Paus Fransiskus mengenang peristiwa itu, ia mengatakan sahabat karibnya, Kardinal Claudio Hummes, yang merupakan Uskup Agung Emeritus Sao Paulo menjadi yang pertama menghiburnya.

“Kardinal Hummes memeluk saya, mencium saya dan berkata, ‘Jangan lupakan orang miskin.'”

Bisikan itu kemudian terus terngiang dalam pikiran Kardinal Bergoglio. Sampai, ia pun lalu teringat pada St. Fransiskus Asisi.

Baca Juga: Seorang Biarawati Yang Melanggar Protokol di Vatikan

Nama itu semakin kuat terngiang, hingga ketika ia dinyatakan terpilih dan ditanya nama apa yang akan ia gunakan, ia memilih nama “Fransiskus”. Begitulah, kisah pemilihan nama “Fransiskus” menjadi nama untuk memanggil Kardinal Bergoglio, ketika ia telah resmi terpilih menjadi Paus, pemimpin seluruh umat Katolik di seluruh dunia.

“Bagi saya, saudara dina itu saudara perdamaian, dan saudara yang menunjukkan cinta yang besar pada ciptaan. Di mana saya juga mengingat, relasi manusia dengan alam ciptaan sedang tidak bagus-bagusnya, Seperti itulah, saya menginginkan Gereja menjadi “miskin” dan ada untuk orang miskin,” ujar Paus Fransiskus mengenang saat mengenang saat keterpilihannya.

Sepatu sederhana Paus Fransiskus
Sepatu sederhana Paus Fransiskus

Sepatu sederhana berwarna hitam yang dikenakan Paus Fransiskus. Alih-alih memakai sepatu merah seperti para Paus pendahulunya, Paus Fransiskus memilih sepatu hitam sederhana yang ia pesan dari tukang sepatu langgannanya, Carlos Samaria, tukang sepatu yang tinggal di Buenos Aires Argentina. IST
Dimulai dari Sepatu

Nama “kemiskinan” yang dipillih Paus Fransiskus nyatanya tak hanya sekadar nama. Ia langsung menunjukkan dalam pelbagai kisah hidupnya yang benar-benar menjadi teladan pribadi yang sederhanya. Kisah ini dimulai dengan cerita tentang sepatu.

Baca Juga: Mensos Gus Ipul Ajak Pemuda Katolik Kolaborasi Sukseskan Program Pengentasan Kemiskinan

Paus Fransiskus, yang dengan cepat dikenal karena gayanya yang sederhana, akan terus menggunakan sepatu hitam. Ia menolak memakai sepatu merah dengan bahan mewah dan berharga mahal yang biasa dipakai seorang Paus.

Beberapa saat setelah ia terpilih, Paus Fransiskus menelpon seorang tukang sepatu langganannya di Buenos Aires, Argentina. Selama 40 tahun, Carlos Samaria yang berusia 81 tahun, telah menyediakan sepatu untuk Kardinal Bergoglio.

“Halo Samaria, ini Bergoglio,” kata Paus Fransiskus mengawali percakapan telepon.

“Siapa ini?” jawab Samaria, tukang sepatu itu langganan Paus Fransiskus, yang sepertinya menjawab dengan heran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

BENARKAH KITAB SUCI KATOLIK DIUBAH

Rabu, 8 April 2026 | 08:06 WIB

LOGOS ILAHI: FIRMAN YANG MENJADI MANUSIA

Rabu, 8 April 2026 | 08:01 WIB

Mengapa Disebut JUMAT AGUNG

Sabtu, 4 April 2026 | 15:22 WIB

APAKAH SINTERKLAS SUNGGUH ADA?

Sabtu, 6 Desember 2025 | 21:30 WIB
X