Usai melayani umat di Paroki Lengor, pastor Polandia ini berpindah dan menginisiasi pembangunan paroki Wukir.
Ini adalah proyek pembangunan paroki pertamanya di Manggarai, setelah pihak gereja memperoleh tanah yang luas dari umat setempat.
"Kondisi Wukir itu sangat subur mungkin daerah paling subur di Manggarai, tapi hanya mengandalkan air hujan," ujar pater Stef.
Kondisi itu memaksanya untuk menanami lahan milik paroki dengan tanaman komoditi pertanian bernilai jual seperti kelapa dan cengkeh.
Usai membangun paroki Wukir, ia kembali membangun paroki Mamba setelahnya pastor Susu ini dipindahkan ke paroki Tilir lantaran pastor paroki sebelumnya menderita stroke.
Setelah beberapa tahun melayani umat di paroki Tilir pater Stef Wrosz kembali dipindahkan ke paroki Mukun dimana pastor paroki sebelumnya pater Yan Olesky SVD dipindahkan ke Paroki Todo.
Baca Juga: Presiden Prabowo ke Johni Asadoma: Saya Titip Kampung Halaman Saya NTT
Di paroki ini pater Stef merasakan wilayah paroki yang harus dilayaninya sangatlah luas dengan kondisi topografi yang ekstrim.Ia lalu melakukan pemekaran paroki Mukun menjadi paroki baru dengan Mbata sebagai pusat parokinya.
"Makanya lahirlah paroki Mbata itu dengan nama St Theresia dari kanak-kanak Yesus sebagai santa pelindung,"tutur pater Stef.
Dua tahun setelah pater Stef membangun paroki Mbata, ia yang menginginkan menjadi pastor paroki di Mbata rupanya harus menghadapi tantangan lantaran usia pensiunnya yang sudah tiba.
"Saya punya pastor rekan akhirnya menjadi pastor parokinya," kata Stef Wrosz.
Ia lalu menjalani masa pensiun di paroki Mbeling Rehes, di sana ia sempat membangun paroki Mbeling Rehes termasuk gereja stasi Perang atas usulan vikep Borong Romo Beny Jaya.Saat ini pater Stef memilih rumah ret-ret Pius XII Kisol sebagai tempat menghabiskan masa tuanya.Baginya Manggarai sudah terpatri di dalam jiwa dan sanubari,
"saya tidak mau kembali ke Polandia karena di sana tidak ada yang mengenali saya,"ujar pater Stef.
Ia mengatakan dari sembilan bersaudara ia merupakan anak bungsu delapan orang kakaknya sudah meninggal dunia.
"Kalau di Manggarai banyak yang mengenal saya, sering dikunjungi oleh umat,"ujarnya.