IDENUSANTARA.COM - Sikap Humanis ditunjukan Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Kupang Kota saa memberikan edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat kota Kupang dalam berkendaraan di jalan raya. Tidak hanya itu, Polantas Kupang Kota memberikan hadiah bagi pengendara roda dua yang tertib berlalu lintas.
Baca Juga: UNADRI Berikan Beasiswa 4 Semester bagi Camaba Semester Genap, Ayo Buruan Daftar
Terlihat, Unit Keamanan dan Keselamatan Satuan Lalu Lintas Polresta Kupang Kota melaksanakan Operasi Keselamatan Turangga 2023. Kegiatan edukasi melalui himbauan tertib berlalu lintas menggunakan pengeras suara kepada pengendara roda dua maupun roda empat di Traffic Light Bundaran Gubernur NTT, Kamis pagi (9-2-2023), dan pemberian hadiah atau reward kepada pelajar yang sudah mau menggunakan helm SNI saat diantar oleh orang tuanya ke sekolah.
Dikutip dari tribratanewskupangkota, melalui Kasat Lantas Polresta Kupang Kota Kompol Imanuel Zacharias, S.H, saat di lokasi kegiatan operasi mengatakan bahwa pelaksanaan operasi keselamatan lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang humanis untuk pemeliharaan kamtibmas dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
Baca Juga: Turun Medan, Kapolres dan Ketua DPRD Ngada Lakukan Penanaman Sorgum di Wolomeze
"Operasi Keselamatan Turangga 2023 kami lebih kedepankan tindakan pemeliharaan kamtibmas, perlindungan dan pertolongan baik terhadap orang, benda maupun barang khususnya mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas", ujarnya.
Bagi pengendara sepeda motor khususnya pelajar yang dibonceng dan taat peraturan lalu lintas dengan gunakan helm SNI, kami berikan apresiasi berupa hadiah atas kepatuhannya.
Saat pelaksanaan operasi, ditemukan pelanggaran terhadap pengendara sepeda motor yang membonceng pelajar tidak menggunakan helm dilakukan tindakan dengan mengantar pelajar tersebut ke sekolahnya.
"Kami juga ada program Kesamber Polisi (Ke sekolah aman bersama polisi), pelajar yang kedapatan tidak menggunakan helm SNI kami berikan himbauan kepada orang tuanya dan pelajar tersebut kami antar ke sekolah menggunakan mobil patroli satuan lantas", jelas Kasat Lantas.
Selama pelaksanaan operasi keselamatan yang berlangsung selama 14 hari, diharapkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas semakin baik sehingga pelanggaran dan kecelakaan dapat menurun dibandingkan pada tahun sebelumnya.
Artikel Terkait
Hadiri Kegiatan Sharing Pelaksanaan PAUD, Wagub NTT: Tumbuhkan Kebanggaan Kita pada Anak Sejak Usia Dini
Virus ASF Sudah Masuk Ende, Ini Hasil Pemeriksaan LAB Babi Bantuan Kementrian
Cegah Virus ASF, Pemkot Kupang Imbau Warga Beli Daging Babi di RPH
Penjabat Wali Kota Ajak Gereja Tangani dan Perangi Sampah dan Stunting
Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,4 Guncang Jayapura Papua, Empat Warga Dikabarkan Meninggal Dunia