Beberapa Model Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih: Baru, Revitalisasi, atau Pengembangan?

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Senin, 12 Mei 2025 | 21:43 WIB
Koperasi Merah Putih (Foto: Ist. Net)
Koperasi Merah Putih (Foto: Ist. Net)

 


Idenusantara.com-Setiap desa punya karakter berbeda. Ada yang sudah punya koperasi sejak dulu, tapi kini mati suri. Ada yang baru mau memulai dari nol. Ada juga yang koperasinya sehat dan aktif. Nah, program Koperasi Desa Merah Putih paham betul akan realita ini.

Karena itu, pemerintah merancang tiga model pendekatan dalam pembentukan koperasi desabukan pendekatan seragam. Dan ini menarik untuk kita bahas lebih dalam, agar desa bisa memilih model yang paling sesuai dengan kondisinya.

Baca Juga: Geliat Melki-Johni Menjelang 100 Hari Kerja: Ada Kabar Gembira Gubernur NTT Melki Laka Lena Akan Hapus Pajak Kendaraan Bermotor


1. Model Pembentukan Baru: Untuk Desa Tanpa Koperasi

Model ini cocok untuk desa yang benar-benar belum memiliki koperasi sama sekali. Biasanya, proses dimulai dari musyawarah desa, lalu disusul penyusunan anggaran dasar, pemilihan pengurus, dan pengesahan oleh notaris.


Keunggulan model ini:

-Bisa disesuaikan sejak awal dengan kebutuhan lokal
-Lebih segar, tanpa beban masa lalu
-Dapat menjadi alat konsolidasi ekonomi baru

Tantangannya:
-Butuh edukasi dasar soal perkoperasian
-SDM dan modal awal sering terbatas

Baca Juga: Julie Laiskodat Dukung Kegiatan Pemilihan Putri Manggarai Tahun 2025, Mario Mbiri: Kolaborasi Bangun Generasi Muda


2. Model Pengembangan Koperasi Eksisting: Kalau Sudah Ada, Kenapa Harus Buat Baru?

Beberapa desa sudah punya koperasi yang berjalan cukup baik. Maka, daripada membentuk entitas baru, program Merah Putih mendorong untuk mengembangkan koperasi lama.

Biasanya pengembangan meliputi:

-Menambah jenis usaha koperasi
-Modernisasi sistem keuangan (digitalisasi)
-Penambahan anggota dan cakupan usaha
-Model ini sangat cocok jika koperasi lama punya rekam jejak yang positif dan kepercayaan dari masyarakat tinggi.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

Gurih Menyegarkan! Resep Sup Ayam Kembang Tahu

Selasa, 13 Januari 2026 | 17:12 WIB

Bikin yuk! Resep Kue Jahe untuk Camilan

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:15 WIB
X