13 Fasilitas Umum Ikut Terdampak
Gempa juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum. Setidaknya 13 fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan.
Beberapa di antaranya merupakan rumah ibadah, fasilitas kesehatan, sekolah, fasilitas pelayanan masyarakat, hingga kantor pelayanan publik.
Bangunan yang terdampak antara lain:
- Gereja Pantekosta Victory Billa Cenge
- Gereja Pantekosta Jata Ngedo Billa Cenge
- Gereja Katedral Waitabula
- GBI Suara Kebenaran Sapurata
- Gereja Kristen Sumba (GKS) Mata
- RSUD Pratama Reda Bolo
- Puskesmas Tanggaba
- Puskesmas Kori
- Pustu Kalena Rongo
- Balai KB Desa Wallandimu
- SD Katolik Manu Toghi
- SD Negeri Walaingira
- Kantor PLN Cabang Kodi
Kerusakan pada fasilitas publik menjadi perhatian tersendiri karena bangunan-bangunan tersebut memiliki fungsi penting bagi masyarakat, terutama fasilitas kesehatan dan pendidikan.
Baca Juga: Polres Sumba Barat Dipraperadilankan, Laporan Hampir 4 Tahun Masih Penyelidikan
Guncangan Terasa di Sejumlah Wilayah
Gempa M 6,1 tersebut dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, termasuk Kecamatan Kodi.
Guncangan yang terjadi pada pagi hari membuat masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Petugas dari berbagai unsur kemudian melakukan pemantauan di wilayah yang dilaporkan terdampak.
Pendataan masih berlangsung karena kondisi di lapangan dapat berubah seiring dengan masuknya laporan dari desa dan wilayah lainnya. Masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati terhadap kemungkinan adanya bangunan yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan.
Petugas Masih Mendata Dampak Gempa
Hingga laporan ini disusun, proses pendataan kerusakan masih dilakukan. Jumlah rumah dan fasilitas umum yang terdampak juga masih bersifat sementara dan berpotensi berubah setelah verifikasi di lapangan.
Petugas bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus memantau kondisi masyarakat serta bangunan yang terdampak.
Perhatian utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga, mengetahui kondisi bangunan yang rusak, serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.
Baca Juga: Kantongi Bukti Kepemilikan, Kuasa Hukum Keluarga Anggelinus Japung Tempuh Jalur Perdata
Artikel Terkait
Guru Bahasa Inggris di Al-Hikmah Matim Klaim Dipecat Secara Lisan Tanpa Pesangon dan SP
Gempa 4,6 M Guncang Mbay Nagekeo NTT, BMKG: Tetap Tenang dan Jangan Panik
"Tolong Selamatkan Jein" - Bocah 11 Tahun di Kaju Wangi Kesakitan Tiap Malam, Orang Tua Pasrah Karena Biaya
Rantai Pasok Material Proyek Rp25,9 Miliar Rusun Imigrasi Labuan Bajo Dipertanyakan, PPK Akui Tak Bisa Pastikan Legalitas
Kantongi Bukti Kepemilikan, Kuasa Hukum Keluarga Anggelinus Japung Tempuh Jalur Perdata