daerah

Produksi AMP PT AKAS di Manggarai Barat, Diduga Tidak Kantongi Izin, APH Diminta Turun Tangan

Selasa, 6 Mei 2025 | 16:45 WIB
Lokasi AMP milik PT AKAS yang terletak di Wol, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT, sepih dan tidak ada aktifitas. (Foto: Dok. Istimewa)

NTT, idenusantara.com -- Asphalt Mixing Plant (AMP) yang digunakan PT Anugerah Karya Agra Sentosa atau PT AKAS selaku Pelaksana atas Pekerjaan Penanganan Jalan Labuan Bajo-Malwatar-batas Kota Ruteng, senilai Rp125.755.753.000,00,- diduga tidak memiliki surat Izin Layak Operasi (SILO) alias Bodong.

Dugaan operasi AMP dan Crusher milik PT AKAS tanpa kantongi izin produksi dibenarkan Andreas Kantus, Kepala Seksi Minerba Geologi dan Air Tanah Cabdin ESDM Wilayah Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat.

Ia mengatakan sampai saat ini PT. AKAS belum tercatat telah mengantongi izin produksi di data kementerian ESDM.

“Menurut Data Momi (Minerba One Map Indonesia-red) belum tercatat PT AKAS sudah memiliki IUP Operasi Produksi. bisa di Cek pada Website Perijinan.escdm.go.id,” terang Andreas Kantus seperti dikutip medialabuanbajo.com pada (6/5/2025). 

Menurut pengakuan warga masyarakat setempat, AMP milik PT AKAS yang terletak di Wol, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT, juga tidak beraktivitas lagi.

"AMP ini tidak beraktivitas lagi pak. Hanya pada saat pekerjaan saja itu hari. Bahkan hingga saat ini setelah pekerjaan tidak ada aktivitas lagi," Ujar salah satu warga masyarakat

Selain itu pekerjaan dengan Sumber Anggaran dari APBN sebesar Rp125.7 Miliaran rupiah berkualitas sangat buruk. Dugaan terjadi karena AMP yang mengelolah aspal untuk jadi HOTMIX milik PT AKAS diduga dicampur dengan asal jadi.

Baca Juga: Kualitas Proyek PT Akas Labuan Bajo-Ruteng Buruk,PMKRI Ruteng: Penegak Hukum Harus Tegas Bertindak, Kejati NTT: Kami Akan Lakukan Lid

Tambal sulam yang dikerja PT AKAS berkualitas buruk dan tidak diperbaiki.

Jalan Rusak Karena Diduga Kesalahan Teknis AMP

Rusaknya jalan yang baru dikerja di ruas Jalan Labuan Bajo-Malwatar-Kota Ruteng, diduga kualitas dalam proses pada Aspalt Mixing Plant (AMP) yang tidak sempurana. Melihat pekerjaan yang mengejar masa kontrak akan berakhir, pengaspalan terkesan menggunakan aspal dengan kualitas yang tidak memenuhi syarat.

Peralatan produksi campuran beraspal panas atau Asphalt Mixing Plant (AMP) adalah seperangkat peralatan yang mempunyai fungsi untuk memproduksi bahan pelapisan permukaan jalan lentur yaitu campuran beraspal panas bukan aspal dingin.

Menurut informasi dari sumber terpercaya di lokasi pada selasa, (6/5/2025) kalau PT AKAS menggunakan campuran Aspal dingin sehingga terjadi kerusakan dini pada ruas jalan tersebut. 

Apa itu pabrik AMP?

Halaman:

Tags

Terkini