Relokasi Pulau Kera kini tidak hanya menjadi persoalan administratif, tetapi telah menjelma menjadi simbol perlawanan masyarakat terhadap pendekatan pembangunan yang tidak manusiawi. Publik menunggu kejelasan: apakah relokasi ini benar-benar demi rakyat, atau demi kepentingan lain yang dibungkus jargon kesejahteraan?
(Laporan:Hefri Persly)