daerah

Siswa SD di Langke Rembong Sambut Antusias Program Makan Bergizi Gratis dari Pemerintah

Selasa, 29 Juli 2025 | 10:51 WIB

Sementara itu, Oktaviana Manuella Lampur, Kepala SPPG Kelurahan Carep yang ikut terlibat dalam pengawasan program, menyatakan bahwa aspek kualitas dan ketepatan distribusi menjadi fokus utama

"Kami pastikan makanan tiba tepat waktu, bergizi seimbang, dan layak konsumsi. Ini bukan sekadar program sosial, tapi bentuk nyata komitmen negara terhadap masa depan generasi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Membangun Generasi Sehat dari Sekolah

Kecamatan Langke Rembong menjadi salah satu wilayah dalam pelaksanaan tahap awal program MBG di Kabupaten Manggarai. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan mitra pelaksana, jumlah sekolah penerima manfaat saat ini mencapai 12 sekolah yang terdiri dari Paud Hamba Maria, Tk, St. Nino, TK.RA.Amanah, Tk.Fransiskus Asisi Karot, SD Impres Karot, SD Karot, SMP-SMA Karya Ruteng, SMKS Elanus Ruteng, SMK Karya Ruteng dan SMK.ST.Aloysius Ruteng yang mencakup ratusan siswa dari berbagai latar belakang sosial.

Ke depan, program ini akan terus dievaluasi dan diperluas jangkauannya. Pemerintah pusat melalui perwakilan Badan Gizi Nasional yakni Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Manggarai, tengah melakukan pemetaan kebutuhan tambahan sekolah, termasuk kesiapan dapur, SDM, dan logistik.

Baca Juga: Makan Bergizi Gratis, Solusi atau Ilusi

Program ini juga memberikan dampak ekonomi secara tidak langsung. Sejumlah ibu rumah tangga lokal dilibatkan sebagai tenaga dapur dan distribusi, membuka peluang kerja dan penghasilan tambahan.

Harapan untuk Keberlanjutan

Masyarakat dan pihak sekolah berharap agar program ini dapat terus berlanjut dan bahkan diperluas cakupannya. Selain memperbaiki gizi anak-anak, MBG juga dianggap sebagai strategi memperkuat pendidikan dan ketahanan keluarga.

" Mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi dan dukungan dari semua elemen masyarakat—orang tua, sekolah, komunitas lokal, hingga pelaku usaha—untuk memastikan anak-anak kita tumbuh dengan gizi yang cukup dan semangat belajar yang tinggi. Bersama, kita sedang membangun masa depan Manggarai sejak hari ini ," tutup Ansgariana Yetri Indriyati.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan lintas sektor, Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Manggarai menjadi contoh konkret bahwa negara hadir, mendengar, dan bertindak untuk masa depan generasi penerus bangsa.

Halaman:

Tags

Terkini