Manggarai – Senyum ceria menghiasi wajah ratusan siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mereka bersyukur atas hadirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat yang telah resmi dilaksanakan sejak pertengahan bulan Juli 2025.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memperkuat ketahanan gizi anak-anak Indonesia, khususnya di daerah yang masih menghadapi tantangan serius dalam pemenuhan kebutuhan gizi harian. Setiap hari sekolah, para siswa mendapatkan makan siang bergizi yang disiapkan sesuai dengan standar kesehatan dan kebutuhan gizi anak usia sekolah.
Di Kecamatan Langke Rembong, sebanyak 5.945 tersebar di 27 sekolah dari Tingkat TK-Sampa SMA
Program ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam menekan angka kekurangan gizi, meningkatkan daya konsentrasi belajar siswa, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang bagi pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya pelibatan UMKM dan penyedia pangan dari komunitas sekitar sekolah.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Berpeluang Buka 90.000 Lapangan Kerja
Salah satu penerima manfaat, Gregorius Jhonatan, siswa Sekolah Dasar SD Inpres Tenda Ruteng menyampaikan rasa syukurnya. "Senang sekali bisa mendapatkan makan gratis ini dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Makanannya enak dan bikin semangat belajar," ujar Jhonatan kepada media ini pada senin, 28 Juli 2025
Makan Gratis, Tapi Tidak Sekadar Makan
Program MBG tidak hanya memberikan makanan secara cuma-cuma, tetapi juga memperhatikan unsur keseimbangan gizi, keamanan pangan, dan sanitasi dalam penyajiannya. Menu yang diberikan mengandung karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur, serta buah. Setiap paket makan dirancang oleh tim gizi agar sesuai dengan kebutuhan anak usia sekolah.
Kordinator Badan Gizi Nasional wilayah Manggarai, Ansgariana Yetri Indriyati, menegaskan bahwa program ini membawa dampak nyata terhadap kehadiran dan semangat belajar siswa.
"Anak-anak lebih ceria, lebih fokus belajar, dan angka kehadiran meningkat. Ini sangat positif," ujarnya saat ditemui di salah satu sekolah penerima MBG.
Kolaborasi Jadi Kunci Sukses
Kesuksesan pelaksanaan program MBG di Manggarai tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk para kepala sekolah, orang tua murid, pengelola dapur umum, serta pemerintah daerah. Kepala Sekolah SDI Tenda, Anita M. Dahur, menyampaikan apresiasi dan kesiapan pihak sekolah dalam mendukung program.
Baca Juga: Syarat dan Cara Daftar Mitra Program Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran
"Kami mendampingi langsung proses distribusi makanan, memastikan anak-anak makan dalam suasana bersih dan aman. Ini tanggung jawab kami bersama, Harapannya agar seluruh elemen Masyarakat mendykung implementasi program MBG agar berjalan efektif”.jelasnya.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis Berpeluang Buka 90.000 Lapangan Kerja