daerah

Bantah Tudingan Akun Facebook 'Berita Baneratv', Nasabah Tegaskan: 'Kami Merasa Dibantu, Bukan Dirugikan'

Jumat, 24 April 2026 | 11:51 WIB
Foto ilustrasi pinjam-meminjam uang

Baca Juga: Jaga Kondusifitas Pasca-Penyesuaian Harga BBM, Polres Mabar Gelar Patroli Skala Besar

Yang menjadi sorotan serius bagi para nasabah justru adalah beredarnya rekaman percakapan internal ke ruang publik. Mereka menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan bersama sekaligus bentuk pengabaian terhadap privasi.

"Itu jelas konsumsi internal. Kami semua sudah sepakat untuk tidak menyebarluaskan. Ketika itu bocor ke publik, kami justru merasa dirugikan secara pribadi," tegasnya.

Seperti diketahui, akun "Berita Baneratv" sebelumnya mengunggah sejumlah konten bernada provokatif, termasuk rekaman suara tanpa sensor yang diduga berasal dari komunikasi internal. Unggahan tersebut juga disertai narasi keras yang menuding adanya praktik rentenir hingga dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu dalam membangun opini di media sosial.

Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa di balik setiap narasi yang viral, terdapat pihak-pihak yang terdampak secara langsung. Oleh karena itu, ruang digital semestinya tidak hanya menjadi arena kebebasan berekspresi, tetapi juga ruang yang menjunjung tinggi tanggung jawab, akurasi, dan keadilan bagi semua pihak.

Halaman:

Tags

Terkini