Rapat Tim SAR di Gorontalo untuk Pencarian Korban Longsor yang Masih Dilakukan

photo author
Epiviana Desi, Ide Nusantara
- Rabu, 10 Juli 2024 | 16:34 WIB
Tim Search and Rescue (SAR) terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan intensif di wilayah ini setelah terjadinya longsor yang mengakibatkan beberapa korban hilang. Foto: istimewa
Tim Search and Rescue (SAR) terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan intensif di wilayah ini setelah terjadinya longsor yang mengakibatkan beberapa korban hilang. Foto: istimewa

Idenusantara – Tim Search and Rescue (SAR) terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan intensif di wilayah ini setelah terjadinya longsor yang mengakibatkan beberapa korban hilang.

Kejadian ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat setempat dan memicu respons cepat dari berbagai pihak termasuk tim SAR yang dikerahkan untuk membantu menemukan korban yang masih belum ditemukan.

Helikopter membantu diharapkan ada perkembangan dalam pencarian," kata Penata Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Provinsi Gorontalo Moh. Tahir Laendeng dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Rabu (10/7/2024). Sebelumnya, kata dia, dalam pencarian ditemukan sebanyak 9 korban. 

Selanjutnya,korban diserahkan kepada pihak keluarga. "Jadi total sejak semalam tadi ada 23 orang yang sudah dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya.

Baca Juga: Inspirasi Anak-Anak: Antusiasme Tinggi di PIAR Sinode GKS 2024

Pada tanggal 5 Juli 2024, longsor yang terjadi di daerah Gorontalo mengakibatkan beberapa rumah tertimbun material longsor dan menyebabkan beberapa orang hilang. Pihak berwenang segera merespons dengan mengirimkan tim SAR untuk melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap korban yang terperangkap di bawah reruntuhan.

Koordinasi Tim SAR

Rapat koordinasi tim SAR di Gorontalo berlangsung dengan intensitas tinggi sejak hari pertama kejadian. Tim dari berbagai lembaga dan instansi terlibat dalam koordinasi untuk mengatur strategi pencarian yang efektif dan efisien. Pemantauan cuaca, kondisi geografis, dan informasi terbaru dari lapangan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan area-area prioritas yang perlu dicari.

Baca Juga: Inovasi di RRI Kupang: Penghargaan dan Kebijakan Pemotongan Tunjangan

Metode Pencarian

Tim SAR menggunakan berbagai teknik dan peralatan canggih dalam upaya pencarian korban, termasuk penggunaan alat pendeteksi suara dan gerak, serta drone untuk pemetaan wilayah yang sulit dijangkau. Setiap detail dan informasi yang diterima dari saksi mata atau keluarga korban dipertimbangkan dengan cermat untuk mempersempit area pencarian.

Tantangan dan Kendala

Pencarian korban dalam situasi longsor selalu dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk cuaca ekstrem, akses terbatas ke area yang terkena dampak, serta kondisi geografis yang sulit. Meskipun demikian, semangat dan tekad tim SAR untuk menemukan korban tidak pernah surut, dengan berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi setiap kendala yang muncul.

Baca Juga: Pentingnya Perilaku Hidup Sehat bagi Jemaah Haji: Tips untuk Menjaga Kesehatan Anda

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Epiviana Desi

Sumber: RRI.Ende

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Gurih Menyegarkan! Resep Sup Ayam Kembang Tahu

Selasa, 13 Januari 2026 | 17:12 WIB

Bikin yuk! Resep Kue Jahe untuk Camilan

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:15 WIB
X