pemerintah

Presiden Jokowi Tegaskan Bahwa Tanah Papua Menjadi Prioritas Pembangunan

Selasa, 21 Maret 2023 | 15:59 WIB
Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (21/07/2022). ( Foto: Istimewa)

idenusantara.com-Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Tanah Papua menjadi prioritas pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang indonesiasentris.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat meresmikan Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Kota Jayapura, pada Selasa, 21 Maret 2023.

“Saya sampaikan bahwa pembangunan Indonesia sekarang bukan jawasentris tetapi indonesiasentris, dan Tanah Papua menjadi prioritas dari pembangunan yang kita lakukan,” ucap Presiden Jokowi.

Baca Juga: Hadiri Kegiatan Pekan Panutan Pajak Tingkat Manggarai Timur, Begini Pesan Wabup Sipri Habur

Jokowi menyebut bahwa pembangunan infrastruktur di Papua telah menghabiskan anggaran yang tidak sedikit.Oleh karena itu,Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengawal pembangunan di Tanah Papua.

“Hati-hati, anggaran yang keluar dari pusat, provinsi, kabupaten, dan kota telah keluar Rp1.036 triliun. Uang ini uang yang sangat besar. Oleh sebab itu, saya minta kepada masyarakat di Tanah Papua tolong ini diawasi, dikawal, diamati terus jangan sampai belok ke mana-mana nanti tidak akan jadi barang,” tutur Presiden.

Presiden mengatakan bahwa saat ini pemerintah telah menyelesaikan pembangunan sejumlah infrastruktur di Tanah Papua seperti jalan, jembatan, bandara, hingga pos lintas batas negara (PLBN).

Baca Juga: Gubernur Laiskodat Sebut Makan Kelor Bisa Memenuhi Kebutuhan Nutrisi dan Menurunkan Angka Stunting

“Mari kita lihat dari infrastruktur, jalan Trans-Papua 3.462 kilometer telah kita bangun di Tanah Papua. Jalan di perbatasan 1.098 kilometer telah dibangun di Tanah Papua, Jembatan Youtefa 1,3 kilometer ada di Jayapura, Bandara Domine Eduard Osok di Sorong juga kita perbaiki terminalnya,” ujar Presiden.

“Bandara di Wamena kita bangun (di) Jayawijaya, kemudian juga pembangunan lintas batas di tiga lokasi, seingat saya di Skouw, kemudian di Sota, kemudian yang terakhir di Yetetkun, Boven Digoel,” lanjut Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menyebut bahwa saat ini korupsi menjadi momok di semua provinsi, sehingga segala pembangunan di Tanah Papua harus dapat terus dikawal dan diawasi sebaik mungkin.

Baca Juga: Program Studi Sistem Informasi Universitas Sutomo Melaksanakan PKM di SMA Darurrahman Walantaka

“Hati-hati mengenai ini karena korupsi menjadi momok semua provinsi dalam rangka pembangunan di daerah-daerah kita. Sekali lagi saya minta diawasi, dikawal, terus dilihat betul karena duitnya gede sekali yang ada di Tanah Papua,” tandas Kepala Negara.

 

Tags

Terkini