IDENUSANTARA.COM-ENDE- Camat Ndona, Kabupaten Ende NTT, Yulius Lada Pasa, mengingatkan warga di sekitar lokasi tangga alam maupun warga Kota Ende untuk tidak membuang sampah di lokasi tersebut.
"Ya jangan coba-coba, kalau kedapatan kita tindak" Katanya melalui sambungan seluler. Sabtu( 1/07/2022).
Hal tersebut menyusul kejadian pembakaran sampah serbuk kayu yang, di bukit tangga alam sebagaimana yang diberitakan media ini sebelumnya.
Baca Juga: Geger, Ratusan Paket Sembako Bansos Ditimbun Dalam Tanah Sedalam 3 Meter
Pasca kejadian itu, diketahui dirinya langsung meninjau lokasi pada malam hari bersama Kasi Pol PP Kecamatan Ndona.
"Tadi malam setelah mengetahui informasi itu, Saya langsung ke lokasi dan memang sangat disayangkan, kobaran api cukup berbahaya dan persis di bawah tiang listrik, bahkan kabel juga mulai terkupas" Jelasnya.
Tak hanya itu, camat kemudian memimpin langsung pembersihan tempat itu, bersama Satuan Polisi Pamong Praja Ende, pada Senin (1/07/2022).
Baca Juga: BPJS Mengaku Sering Tekor Karena Tangani Penyakit Ini
Pembersihan kemudian dilanjutkan dengan pembuatan pagar pengaman lokasi sembari berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Daerah Ende, untuk mengangkut sampah sisa pembakaranpembakaran dan pemasangan tanda larang.
Camat yang akrab disapa Yofan Pasa itu, kemudian menghimbau warga Desa Wolotopo untuk bekerjasama melaporkan pelaku yang kedapatan membuang sampah di tempat itu.
"Ini sangat disayangkan, karena ini bukan TPA, kalau begini mengancam dan merusak lingkungan, apalagi ada jalur Listrik kasihan Warga di sana. Jadi kalau kedapatan kita akan tidak sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku" Imbuhnya.
Untuk diketahui, serbuk kayu yang menumpuk tersebut diduga berasal dari bengkel Kayu di sekitaran Kota Ende.