"Selama lomba, mahasiswa belajar menghargai kemampuan teman, bersaing secara sehat, serta berbagi strategi dan pengalaman. Semua ini penting untuk membangun karakter, rasa percaya diri, dan kemampuan interpersonal yang akan sangat berguna dalam pendidikan maupun karier profesional di masa depan," katanya.
Baca Juga: Wakil Gubernur NTT Tinjau Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis di SPPG Gorontalo Labuan Bajo
Lebih jauh, Dr. Maximus menekankan bahwa kegiatan seperti ini mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia nyata, di mana kemampuan akademik saja tidak cukup.
"Mahasiswa juga harus memiliki ketangguhan mental, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi dalam situasi yang penuh tekanan," tukasnya.
Olimpiade: Media Belajar Komprehensif dan Strategis
Romo Emilianus menegaskan bahwa Olimpiade Matematika adalah media pembelajaran yang komprehensif.
"Mahasiswa tidak hanya belajar tentang jawaban yang benar, tetapi juga tentang proses berpikir, analisis masalah, dan pengambilan keputusan strategis. Mereka belajar mengelola waktu, menyesuaikan strategi, dan mempertahankan fokus di bawah tekanan," kata Romo Emilianus.
Baca Juga: Wagub NTT Dampingi Menko Agus Harimurti Tinjau Infrastruktur Strategis di Labuan Bajo
Ia uga menekankan bahwa kegiatan olimpiade ini melatih mahasiswa berpikir lebih sistematis, kritis, dan kreatif, sekaligus membangun mental dan karakter yang tangguh.
Hal ini, jelas Romi Emilianus, menjadi bekal penting agar mereka siap menghadapi tantangan akademik maupun profesional di masa depan, serta mampu bersaing secara sehat dalam berbagai situasi.
Di akhir kegiatan, Romo Emilianus menutup laporannya dengan pantun:
"Bunga melati, bunga yang harum,
Berbau wangi, menenangkan hati.
Semoga Olimpiade Matematika ini sukses,
Dan membawa manfaat bagi semua."
Artikel Terkait
Pembangunan Jalan Setapak di Desa Benteng Kuwu Terus Dikebut, Pemerintah Desa Fokus Tingkatkan Infrastruktur
Kades Benteng Kuwu Klarifikasi Soal Pemberitaan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa
PDIP Nilai Gelar Pahlawan Soeharto Abaikan Sejarah Kelam
Dunia Soroti Kontroversi Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto dari Prabowo
Agustinus Tangkur Dianggap Telah Membohongi Masyarakat. Alfaro Remba, Itu fakta.
Menengok Rumah Sejarah Diasingkannya Bung Karno di Kota Ende
Gelaran Indonesia-Pacific Cultural Synergy 2025,Momentum Penguatan Kerja Sama Budaya Indonesia - Pasifik