IDENUSANTARA.COM-Hampir sebulan, warga Ende NTT menjerit dalam kelangkaan Bahan Bakar Minyak Tanah.
Situasi itu, kemudian memancing lembaga DPRD Ende memanggil kepala Disperindag Ende, dalam rapat dengar pendapat (RDP) beberapa waktu lalu.
Hasil RDP dimaksud kemudian diputuskan untuk memangkas jalur distribusi minyak tanah melalui pangkalan untuk sementara waktu, dan disulaplah kantor kelurahan dalam kota menjadi pangkalan minyak tanah sebagai solusi alternativ.
Dampaknya, sebanyak 983 pangkalan milik warga yang tersebar di wilayah dalam kota Ende kehilangan usaha sementara.
Baca Juga: Warga Maukaro Ditemukan Tidak Bernyawa; Di Leher dan Perut Ada Luka Sayatan
Data yang dihimpun media ini, 983 pangkalan minyak tanah milik warga itu, dilayani 4 Agen utama yakni, PT Triguna Karya Mandiri, CV Surya Pratama, CV Bintang dan CV Anggrek Sentosa.
Untuk agen penyalur minyak tanah subsidi PT Triguna Karya Mandiri mengusai sebanyak 217 pangkalan minyak tanah subsidi. Dengan kuota 1578 KL. (Realisasi 1060 KL. Sisa Kuota 518 KL).
PT Nirmala, menguasai 161 Pangkalan. Dengan kuota 1090 KL. (Realisasi 755 KL. Sisa Kuota 335 KL)
CV Surya Pratama, menguasai 248 pangakalan dengan kuota 1903 KL. (Realisasi 1285 KL. Sisa Kuota 618 KL.
Baca Juga: Simak, Ini Tiga Tenaga Honorer Tak Bisa Diangkat Jadi PNS maupun PPPK
Sedangkan, CV Anggrek Sentosa, menguasai sebanyak 357 Pangkalan. Dengan kuota 2081 KL. (Realisasi 1415 KL. Sisa kuota 666 KL)
Jika diakumulasikan, ke empat agen penyalur minyak tanah bersubsidi sebanyak 6652 KL (Realisasi 4515. Sisa Kuota 2137 KL).
Sehubungan dengan itu, Sales Brand Manager Ritil III NTT, Nuriva Joko Wibowo dalam sidak yang dilakukan Anggota DPRD Ende dengan sejumlah awak media di Kabupaten Ende. Kamis, 8 September 2022 yang lalu, mengaku heran lantaran pendropingan minyak tanah bersubsidi, selalu tepat jadwal dalam menyalurkan ke agen – agen sebagai penyalur minyak tanah kepada setiap pangkalan yang sudah terdaftar pada Disperindag Ende.