Mahasiswa Katolik Diserang Saat Ibadah; AWK Desak Kapolri Tangkap Pelaku

photo author
FD, Ide Nusantara
- Senin, 6 Mei 2024 | 19:43 WIB
Ketua Harian Aktivis Nasional; Angelius Wake Kako (Sumber Foto: Istimewa)
Ketua Harian Aktivis Nasional; Angelius Wake Kako (Sumber Foto: Istimewa)

JAKARTAKetua Harian Forum Aktivis Nasional, Angelius Wake Kako (AWK) mengutuk keras aksi penyerangan terhadap mahasiswa katolik yang sedang beribadah

Aksi penyerangan itu, bermula ketika sejumlah mahasiswa sedang melakukan doa rosario di kos-kosan mereka di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (5/5) malam

AWK yang juga merupakan anggota DPD RI tersebut juga mendesak Kapolri untuk segera menangkap provokator dan pelaku penyerangan

“Kapolri harus segera menangkap para provokotar dan pelaku penyerangan itu. Tidak boleh dibiarkan tindakan-tindakan kriminal dan intoleran seperti ini,” tegasnya

Ia menilai tindakan tersebut primitif dan harus segera dibasmi sebabg bangsa ini dibangun atas fondasi pulraritas yang menghormati perbedaan suku, agama dan golongan.

“Ini sikap dan tindakan primitif yang harus segera dibasmi. Tak boleh ada orang atau kelompok yang bertindak kriminal dan merusak sendi-sendi kehidupan bangsa,” tegasnya.

“Mereka yang menyerang orang yang sedang beribadah adalah perusak negara Indonesia sebagai negara demokrasi. Kapolri harus segera merespon ini dengan tegas,” tambah AWK.

Seperti diketahui, sejumlah mahasiswa Katolik di Serpong dari Universitas Pamulang (Unpam) yang sedang berdoa rosario sebagai bentuk devosi kepada Bunda Maria, tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang yang membawa senjata tajam, seperti samurai dan balok.

Dalam aksi penyerangan itu, dua mahasiswi mengalami luka sayatan serius, sementara seorang mahasiswa pria Muslim juga ikut terluka saat berusaha membela dan melindungi mereka.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19:30 WIB, setelah mendengar teriakan provokatif dari Ketua RT setempat yang meminta para mahasiswa untuk membubarkan diri dengan kata-kata yang tidak pantas.

Selain mengutuk aksi intoleran demikian, AWK juga mengapresiasi sejumlah warga muslim atas aksi solidaritas mereka yang membantu menyelamatkan para mahasiswa dari serangan tersebut.

“Terima kasih atas aksi solidaritas umat Islam yang melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian setempat. Ini tindakan yang sangat terpuji,” ImbuhnyaImbuhnya***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: FD

Tags

Rekomendasi

Terkini

X