Ia mengatakan kegiatan jalan salib hidup kali ini mendapat dukungan dan respon baik dari seluruh umat stasi serta Ketua-ketua KBG dan pengurus Stasi.
Felix berharap semoga ke depannya akan ada program di stasi ini untuk kiranya merencanakan akan melaksanakan kegiatan yang lebih besar terkait jalan salib (Tablo).
Sementara itu Ia mengatakan pada hari ini memperingati Jumat Agung KBG Gorong II telah melaksanakan jalas salib tematis dan yang menarik kegiatan ini dilaksanakan disekitar Wilayah Stasi Compang Ngeles.
Sehubungan dengan jalan salib tematis ia juga berharap mudah mudahan umat di stasi Compang Ngeles dan juga Orang Muda Katolik (OMK) bisa memaknai juga menghayati sungguh tentang peristiwa penderitaan sengsara dan wafat Tuhan Kita Yesus Kristus apalagi pada saat jumat Agung.
Felix juga memberikan apresiasi terhadap apa yang sudah dijalankan oleh KBG Gorong II, karena jalan salib tematis yang dilaksanakan sejauh pengamatan OMK betul-betul mengajak Umat yang hadir mengikuti jalan salib untuk betul betul memaknai ,betul-betul mengalami peristiwa sengsara Yesus
"Kegiatan jalan salib tematis mendapat respon dan antusias umat yang yang hadir cukup banyak dan begitu khusuk mengambil bagian dalam kegiatan ibadah jalan salib, luar biasa KBG Gorong II,” ujar Felix.
Prosesi jalan salib kali ini mengambil rute dari wilayah Compang II lalu masuk menuju KBG Compang I setelah itu masuk ke KBG Gorong I dan berakhir di Kapela Stasi di Gorong.
Jalan salib merupakan moment peringatan ketika Yesus memanggul salib menuju bukit Tengkorak yang berakhir dengan peristiwa penyaliban Yesus Kristus.Prosesi Jalan Salib merupakan salah satu bagian dari perayaan Tri Hari Suci selama masa Pekan Puci Paskah.
Pantauan media ini, kegiatan jalan salib tematis yang diselenggarakan oleh KBG Gorong II dan umat se-stasi St.Yosef Freinademetz-Compang Ngeles berjalan penuh penghayatan, hikmat, dan tenang.