IDENUSANTARA.COM - Suasana sukacita Paskah yang penuh makna tidak hanya terasa dalam perayaan liturgi, tetapi juga nyata dalam aksi solidaritas umat di Gereja Katedral Ruteng pada Minggu, 5 April 2026. Dalam momentum Hari Raya Paskah sebagai Kebangkitan Tuhan, semangat berbagi dan kepedulian sosial ditunjukkan melalui penyaluran berbagai bantuan bagi paroki dan umat yang membutuhkan.
Penyerahan bantuan yang berlangsung di Aula Asumpta Lama tersebut dipimpin langsung oleh Mgr. Siprianus Hormat dan turut dihadiri oleh Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit bersama istrinya, Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu bersama istrinya, dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai Paskah tidak berhenti pada perayaan altar, tetapi menjelma dalam tindakan kasih yang menyentuh kehidupan umat secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut, Paroki Katedral Ruteng menyerahkan bantuan dana sebesar Rp10.000.000 untuk mendukung pembangunan gereja di Paroki St. Nikolaus Golodukal dan Paroki St. Stefanus Iteng. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan rumah ibadah yang menjadi pusat kehidupan iman umat di kedua paroki tersebut.
Tidak hanya menyasar pembangunan fisik gereja, perhatian juga diberikan kepada kebutuhan dasar umat. Bantuan sembako disalurkan kepada Komunitas Rumah Vianey dan Mikael Wangku, masing-masing berupa beras 10 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan satu papan telur. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada umat di tingkat Komunitas Basis Gerejani (KBG), yakni KBG Yohanes Maria Vianey Nekang serta KBG St. Paulus Waso Golo, yang diwakili oleh para pengurusnya.
Sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi umat, Paroki Katedral juga menyalurkan dana pinjaman lunak sebesar Rp3.000.000 kepada KBG St. Basilius Rangkat (Wilayah XV Emaus) dan KBG St. Dominikus Waso (Wilayah XII Betania). Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi umat sekaligus memperkuat solidaritas di tingkat komunitas kecil.
Baca Juga: Paskah di Gereja Devosional St Yoseph Ruteng: Ajakan Bangkit dari “Kubur Kehidupan”
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan misa ketiga Minggu Paskah yang dipimpin oleh Uskup Ruteng. Misa berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, di antaranya Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu bersama istri, Pj Sekda Lambertus Manggarai, serta pimpinan OPD. Sebelum misa dimulai, Uskup dan Bupati juga disambut secara adat di pastoran paroki sebagai bentuk penghormatan budaya yang tetap terjaga dalam kehidupan umat.
Dalam sambutannya, Uskup Siprianus menegaskan bahwa kekuatan Gereja tidak terletak pada megahnya bangunan, tetapi pada hidupnya iman umat yang terus bertumbuh dalam kebersamaan dan pelayanan.
"Katedral ini hidup bukan hanya karena bangunannya, tetapi karena umat yang ada di dalamnya yang berdoa, melayani, dan bekerja sama. Terima kasih untuk semua dedikasi dan pelayanan yang luar biasa ini," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rasa bangga atas dinamika kehidupan umat di berbagai paroki dalam wilayah Keuskupan Ruteng yang tetap menunjukkan semangat iman, meskipun menghadapi berbagai tantangan.
"Di mana-mana saya merasakan kasih umat, perhatian yang tulus, dan semangat imam-imam yang hidup dan dinamis. Ini menjadi kekuatan besar bagi Gereja kita untuk terus melayani," tambahnya.
Baca Juga: Kisah PONTIUS PILATUS: Tokoh di Balik Penyaliban Yesus
Sementara itu, kehadiran Bupati Manggarai dalam kegiatan tersebut mempertegas pentingnya kolaborasi antara Gereja dan pemerintah dalam membangun masyarakat yang berdaya dan sejahtera. Momentum Paskah menjadi ruang perjumpaan yang mempererat hubungan tersebut dalam semangat pelayanan bersama.
Ketua Pelaksana DPP Paroki Katedral, Simon Manggu, menjelaskan bahwa bantuan untuk pembangunan gereja merupakan bentuk tanggung jawab moral Paroki Katedral sebagai pusat keuskupan.
Artikel Terkait
Anggaran Pupuk Cair Namun Barang Nihil, Kades Lando 'Dionysius Madas' Diduga Telip Anggaran Rp49 Juta
Dipecat Sepihak, Dituduh Mencuri: Mantan Relawan SPPG Wae Ri’i Seret Kepala Dapur ke Polisi
Wartawan Harus Tahu Dulu Baru Bertanya
Sampaikan Kritik Tajam ke Pemda dan OPD Manggarai Timur, Rikard Persly: Urus Daerah Bukan Urus Soal Like and Dislike
Upah Tak Dibayar Penuh, PHK Tanpa Prosedur: Novi Gugat Dapur MBG Wae Ri’i ke Meja Disnaker Manggarai
Lantik Anggota KPID NTT, Gubernur Melki Tekankan Peran Strategis Pengawasan Penyiaran
Kematian Sadis Restina Tija Tanpa Jawaban, PMKRI Ruteng: "Polres Manggarai Gagal Lindungi Rakyat Kecil"