Ruteng, idenusantara.com -- Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Manggarai, Rabu (7/5/2025) menggelar rapat penguatan struktur kepartaian di Efata Ruteng. Rapat itu dipimpin oleh Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah PKB Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pak Kaharudin.
Rapat itu adalah rapat kekeluargaan terkait kiat partai menentukan Ketua DPC PKB yang baru pasca Ketua DPC, Kosmas Banggut meninggal dunia karena sakit.
Menurut keterangan yang disampaikan oleh Sekwil PKB NTT itu, pergantian Ketua DPC yang baru menunggu hasil keputusan DPP di Jakarta. DPC dan DPW sifatnya hanya mengusulkan saja. Ini dalam rangka mengisi kekosongan.
Lebih jelas, kata dia, Ketua DPC yang meninggal dunia tentu harus diganti. Syarat diganti kalau meninggal dunia, mengundurkan diri, atau diberhentikan secara tidak hormat. Yah, Pak Kosmas sudah tidak ada maka otomatis perlu diganti.
Tampak hadir dalam kegiatan itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Thomas Tahir; anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Rudy Lehot, Sensy Supriadi, Agustinus Nancung. Hadir pula pengurus lainnya, seperti Adrianus Mot, Hans Pareira, Krispinus Jehata. Tak ketinggalan, Dewan Suro PKB, Florianus Kampul, dan Sekretaris PKB Kabupaten Manggarai, Bonefasius Berdi, SP., MM.
Sedangkan, menurut Sekretaris DPC PKB Kabupaten Manggarai, Bonefasius Berdi, kepemimpinan Pak Kosmas Banggut sebenarnya berakhir pada tahun 2026 tetapi karena beliau sudah tidak ada maka PKB mengusahakan pergantian. Kalau meninggal dunia kan otomatis diganti.
Artikel Terkait
PMKRI Desak Kejati NTT Periksa PPK dan Kepala BPJN Wilayah III NTT, Pada Proyek Rp125.7 Miliar
KPK RI Jawab Desakan Publik yang Minta Periksa PT AKAS Pada Proyek Senialai Rp125.7 Miliar di Labuan Bajo-Ruteng