Idenusantara.com-Viral dimedsos Sebuah tangkapan layar percakapan pribadi seorang perempuan dengan Kasmir Ariyanto Dalis, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Terlihat dalam percakapan tersebut, Ariyanto Dalis meminta foto pribadi dari perempuan tersebut dengan alasan rindu.
"Yankkk fotoin donk pay****anya. Mas kangen. Kangen banget," tulis Ariyanto dalam potonga percakapan yang kini viral di media sosial.
Baca Juga: Upah Minimum NTT 2025 Resmi Ditetapkan Kota Karang Raih UMK Tertinggi, Manggarai Timur Berapa?
Beberapa kali Ariyanto tampak terus mendesak dengan alasan ingin segera bertemu meskipun wanita itu menolak.
"Please donk yankkk. mas Kangen," lanjut lanjut Kadis tersebut.
Tampak percakapan lainnya Ariyanto merayu wanita yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu. Ariyanto bahkan berjanji bakal menikahi wanita tersebut sebagai istri kedua.
"Mas harus mengalah untuk mualaf biar bisa ijab qobul. Nanti pulang ke Manggarai mas kembali ke agama mas. Boleh kan dek. Kalau pas istri tua ngoceh ditinggl pergi aja yang jangan di dengerin," tulis Ariyanto pada percakapan itu.
Baca Juga: Wujudkan Tata Kelola Pembangunan Berbasis Iptek, Kabupaten Manggarai Timur Bentuk BAPPERIDA
Hingga kini potongan percakapan tersebut masih tersebar luas di media sosial dengan beragam komentar netizen.
Menanggapi viralnya peristiwa tersebut, Ariyanto Dalis melalui akun facebook pribadinya "Brambang Leong Raya" mengklarifikasi.
Berikut poin klarifikasinya;
"Selamat siang bapak ibu dan keluarga besar saya dimana saja berada. Salam sejahtera dan salam sehat selalu, terkait berita Viral hari ini di akun FB Manggarai timur bebas berpendapat yang saya terima share dari keluarga jam 12.36 WITA dan mungkin ada akun lain, perlu saya klarifikasi :
1. Betul dan Benar saya follow dengan salah satu akun di Tiktok nama akunnya IDELAWA, Beliau beralamat di solo Jawa Tengah
2. Saya tidak pernah bertemu secara fisik dan secara langsung dengan pemilik Nama Akun IDELAWA MODE
3. Bliau pernah minta bantuan beli pulsa Karna beliau sangat butuh sekali. Dan saya mengiriminya.
4. Sejak nomornya saya tahu Karna transfer pulsa, beliau makin intens chat saya. termasuk tanya identitas saya. Saya menjelaskan dan memberitahu status saya yang berkeluarga. Beliau tidak mempermasalahkan .
5. Saya juga menjelaskan sistem Adat dan budaya Manggarai ( sistem patrilinear) sesuai pertanyaan beliau.
6.Sejak permintaan Uang dari beliau dan , saya tidak melayaninya, beliau mengancam saya untuk mempublikasikan chat saya dan saya mengancam untuk memviralkan.
7. Atas Dasar itu maka saya bersama keluarga akan melaporkan kasus ini dan menempuh secara hukum.