ENDE--Warga Desa Desa Ndorurea 1, Kecamatan Nangapanda, Ende NTT, bersama mahasiswa STPM St. Ursula Ende, berhasil mengembangkan inovasi baru dalam mempercepat pelayanan surat keterangan (Suket) berbasis aplikasi
Hal tersebut bermula dari keprihatinan bersama, yang digagas oleh Simil Septianus yang merupakan salah seorang warga Desa Ndorurea I bekerja sama dengan Mahasiswa KKN STPM St. Ursula Ende
Kepada ide nusantara. com, Sabtu (16/09/2023) Simil mengatakan inisiatif itu, muncul ketika dirinya menyaksikan secara langsung pelayanan kepada warga desa yang membutuhkan surat keterangan sementara proses pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup lama (kurang lebih 15 menit) karena menggunakan system manual dengan cara menginput satu persatu semua data yang dibutuhkan dalam pembuatan surat keterangan
Baca Juga: Pengamat: Erick Thohir Sukses Bangun Tradisi Juara Timnas Indonesia
Atas dasar itulah, Simil kemudian berkolaborasi bersama Pemdes Ondorea untuk mendatangkan mahasiswa KKN STPM Santa Ursula untuk mengemas satu sistem pembuatan surat-surat keterangan di Desa dengan menggunakan aplikasi excel berbasis database.
Alasan mendatangkan Mahasiswa STPM St. Ursula menurut Simil lebih lanjut, dikarenakan STPM St. Ursula diyakini memiliki korelasi antara kegiatan akademis dan praktik langsung yang berhubungan dengan tata pemerintahan desa
Kehadiran Mahasiswa KKN STPM St. Ursula kemudian memuluskan niat baik Simil yang juga merupakan ASN pada DPMD Ende untuk membantu masyarakat di Desanya yang diawali dengan pembuatan format data dan pengambilan data penduduk Desa Ndorurea 1 selama kegiatan KKN sejak 14 Juli-14 September 2023 yang dibagi dalam 3 group sesuai banyaknya Dusun di Desa Ndorurea 1
Baca Juga: Penjabat Wali Kota Fahrensy Funai Pantau Harga Komoditas Utama di Pasar Naikoten
Setelahnya, alhasil semua data tersebut kemudian disatukan dalam aplikasi yang diberi nama SIADEN (Sistem Administrasi Desa Ndorurea 1) dan resmi dilaunching pada 13 September 2023.
Dengan demikian, pelayanan administrasi kependudukan bagi warga hanya membutuhkan waktu 3 menit dan disambut gembira Pemdes dan segenap warga Ndorurea 1
"Kami bersukur dan bergembira atas inisiatif bersama pa Simil dan mahasiswa STPM membantu kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi warga desa. Selain itu aplikasi ini juga sangat membantu kami dalam menentukan strategi pembangunan desa selanjutnya karena selain data kependudukan aplikasi ini juga dapat mengetahui posisi dan gambar tempat tinggal warga, sehingga kita dapat menentukan program selanjutnya seperti sanitasi ataupun rumah layak huni" Kata Yohanes Don Bosco Kontrius, S. Sos Kades Ndorurea 1 saat dihubungi media ini
Baca Juga: Penjabat Wali Kota Fahrensy Funai Pantau Harga Komoditas Utama di Pasar Naikoten