Upaya Polda NTT untuk Mewujudkan Pilkada 2024 yang Kondusif dan Tertib

photo author
Epiviana Desi, Ide Nusantara
- Minggu, 16 Juni 2024 | 15:50 WIB
Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) telah menegaskan komitmennya untuk menciptakan suasana yang kondusif dan tertib. Foto: istimewa
Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) telah menegaskan komitmennya untuk menciptakan suasana yang kondusif dan tertib. Foto: istimewa

 

Idenusantara - Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) telah menegaskan komitmennya untuk menciptakan suasana yang kondusif dan tertib.

Upaya ini dilakukan melalui berbagai langkah strategis guna memastikan proses demokrasi berjalan lancar tanpa gangguan keamanan yang berarti.

Kapolda NTT Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga menekankan pentingnya kesiapan dan komitmen dalam menghadapi Pilkada 2024 yang akan digelar serentak pada 27 November 2024.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 16 Juni 2024: Scorpio Beruntung, Sagitarius Menawan, Aquarius Untung

Hal itu disampaikan Kapolda NTT Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga pada Rapat Kerja Semester I 2024 untuk Tingkatkan Kinerja dan Kesiapan Pilkada,Kamis (16/6/2024) pagi.

Penguatan Personel dan Logistik
Salah satu langkah utama yang diambil oleh Polda NTT adalah penguatan personel di seluruh wilayah provinsi.

Penambahan jumlah personel bertujuan untuk meningkatkan kehadiran polisi di lapangan, terutama di titik-titik rawan konflik.

Selain itu, peralatan dan logistik yang memadai juga telah disiapkan untuk mendukung operasional pengamanan selama Pilkada berlangsung.

Baca Juga: Dukung Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, PLN-KLHK Resmikan SPKLU Hingga Konvoi Motor Listrik

Pelatihan Khusus dan Simulasi

Polda NTT juga mengadakan pelatihan khusus bagi para personelnya, fokus pada penanganan situasi darurat dan konflik massa. Pelatihan ini mencakup teknik negosiasi, penanganan kerusuhan, serta penggunaan peralatan non-lethal.

Simulasi-simulasi juga dilakukan untuk mempersiapkan personel menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi selama proses pemilihan.

Kerjasama dengan Stakeholder

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Epiviana Desi

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X