ENDE- Bakal calon bupati Ende, Erikos Emanuel Rede mengakui bahwa dirinya semula menginginkan bergandengan dengan kader partai Gerindra untuk maju di Pilkada Ende
"Sebetulnya, boleh saya berkata jujur. yang saya minta pertama adalah kader dari Gerindra. Tapi yang bersangkutan menyatakan Kae" saya tidak bersedia, sehingga akhirnya dan penuh harap saya membangun komunikasi dengan kader lain, khususnya PSI" Tutur Erik
Erik juga mengaku haru dan mengucapkan terimakasih kepada partai Gerindra yang mana melalui kader partainya di lembaga DPR, yang telah mendukungnya dalam proses pemilihan wakil bupati Ende, berapa tahun lalu
“Kedatangan saya pada saat itu untuk memohon, dukungan dari partai Gerindra, khususnya Fraksi Gerindra di DPRD Kabupaten Ende untuk mendukung saya dalam pemilihan wakil Bupati sisa masa jabatan 2019 – 2024. Dan puji Tuhan, berkat dukungan yang luar biasa dari partai Gerindra dan dukungan yang luar biasa dari Fraksi partai Gerindra DPRD Kabupaten Ende melalui kakak-kakak saya, Kakak Orba K. Imma, Kakak Maximus Deki dan juga Eja Siprianus Pendi. Mereka boleh mengantar saya dalam jabatan sebagai wakil Bupati Ende,” ucapnya
Hal itu disampaikan Erik saat mendaftarkan paket Erikos Emanuel Rede- Awaludin pada sekretariat DPC Gerindra di Wolowonna Ende, Senin Sore (13/05/2024)
Baca Juga: Resmi Daftar di PKS; Yoseph Badeoda Tercatat Telah Mendaftarkan Diri Pada 7 Parpol
Saat mendaftarkan diri, Erik didampingi sejumlah pendukung dan simpatisan serta pengurus partai Nasdem dan PSI Ende. Sementara pasangannya, Awaludin tidak hadir
Kehadiran Erik bersama tim paket Era Milenial disambut hangat oleh ketua DPC Gerindra Ende bersama segenap pengurus
Ahmad Mochdar dalam sambutannya menyebut paket Era Milenial merupakan paket kedua yang mendaftar pada DPC Gerindra Ende menyusul Yoseph B. Badeoda
Dia juga mengatakan pihaknya membuka kesempatan bagi semua kontestan untuk mendaftar, dan semua keputusan akhir merupakan kewenangan dewan pimpinan pusat (DPP)
"Untuk diketahui bahwa kami di kepengurusan DPC tentu ada batasan pekerjaan, dalam rangka menerima, mendaftar dan memproses berkasnya dan kemudian berkas tersebut kita dorong ke DPD, selanjutnya terus ke DPP. Jadi keputusan terakhir itu ada di DPP. Oleh karena itu, kita membuka kesempatan kepada semua putra/putri Ende terbaik ini apa kira – kira kita mau berbuat untuk Kabupaten Ende ini" Tegas Acmad
Baca Juga: Bawaslu Ende Awasi CAT Calon Anggota PPK Untuk Pilkada 2024
Ahmad juga mengaku hal tersebut bukan hal baru bagi Erikos Emanuel Rede yang juga merupakan mantan wakil bupati Ende tersebut
Saya kira ini bukan sesuatu hal baru buat Pa Erik karena baru beberapa hari kemarin melepas tugas sebagai wakil Bupati, tentu tahu apa yang diinginkan masyarakat Kabupaten Ende,” tuturnya