Menutup kuliahnya, Prof. Frans menegaskan bahwa pencapaian visi Generasi Emas 2045 membutuhkan langkah nyata sejak sekarang.
“Kalau kita ingin anak-anak NTT berdiri sejajar di panggung global, kita harus membangun SDM yang kuat, cerdas, sehat, dan bermartabat sejak dini,” pungkasnya.
Baca Juga: Mahasiswa Magang dari Unika Ruteng Berkolaborasi Dalam Program Kreativitas Bersama
Kesempatan yang sama, Rektor Unika, Dr. Agustinus Manfred Habur, dalam sambutannya menyatakan bahwa kampus Unika St Paulus Ruteng berkomitmen menjadi pusat pengembangan SDM yang berkualitas di Manggarai Raya dan NTT.
“Kami hadir sebagai rahim peradaban baru. Peran Unika adalah menyiapkan generasi yang siap menjawab tantangan zaman, baik secara intelektual maupun spiritual,” kata Rektor Unika St Paulus Ruteng
Sementara itu, Dekan FIKes, Fr. David Djerubu, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Prof. Frans dan menyebut sesi kuliah umum ini sebagai input bermakna bagi pengembangan ilmu kesehatan.
Dia juga menjelaskan bahwa Kegiatan ini bermanfaat bagi penguatan visi akademik fakultas.
“Kehadiran Prof. Frans sungguh membuka cakrawala berpikir kami, terutama untuk mahasiswa keperawatan dan kebidanan,” ungkapnya.
Kegiatan kuliah ini berlangsung hangat dan interaktif. Dimana dalam kuliah umum ini, terjadi diskusi dinamis dan apresiasi besar. Setelah penyampaian materi, yang kemudian dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab.
Terpantau juga, mahasiswa yang mengikuti kuliah umum ini menyampaikan beragam pertanyaan terkait implementasi teknologi, tantangan pendidikan, hingga pengentasan stunting di NTT.***
Artikel Terkait
Mahasiswa Magang dari Unika Ruteng Berkolaborasi Dalam Program Kreativitas Bersama
Membangun Pengalaman dan Kemampuan Mahasiswa Prodi PBSI Unika St. Paulus Ruteng Laksanakan Magang di SMAN 4 Borong
Tingkatkan Kualitas Akademik, Unika St Paulus Ruteng Perkuat Jaringan Lembaga dan Jalin Kerjasama dengan Divine Word College of Calapan
Asistensi Paskah di Stasi Jong, Mahasiswa PGSD Unika St Paulus Ruteng Gelar Bakti Sosial Bersih Lingkungan Pasar